alexametrics

Polda Metro Telusuri Aliran Dana di Kasus Surat Palsu Jokowi

24 Juli 2017, 16:34:41 WIB

JawaPos.com – Polda Metro Jaya telah mengungkap jaringan penjahat yang menyebarkan surat palsu ke – 51 Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Surat yang mengatasnamakan Presiden Joko Widodo itu berisikan permintaan dana untuk Pilpres 2019. Dari pengungkapan kejahatan tersebut, sebanyak tiga pelaku telah ditangkap.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Wahyu Hadiningrat menerankan, pelaku terus menjalani pemeriksaan.  “Sudah ditahan ada tiga orang,” terangnya, Senin (24/7).

Untuk keuntungan yang diraih pelaku, menurutnya, masih didata. Mereka bekerja sama dengan perbankan dan otoritas jasa keuangan.

Polda Metro Telusuri Aliran Dana di Kasus Surat Palsu Jokowi
Ilustrasi (Dok.JawaPos.com)

“Kami lagi inventarisasi tapi hasilnya belum dapat, karena itu dikirimkan ke beberapa BUMN,” sambungnya. Terlebih ada BUMN yang melapor dan tidak.

Penyidik juga kata dia menelusuri background dari pelaku. “Pertama itu dia pernah balik bolak balik luar negeri, yang ditangkap pertama, si Kaba,” lanjut dia.

Tujuannya untuk mengetahui sejauh mana keahlian pelaku dalam melakukan kejahatan ini.

Sebelumnya, unit Cyber Crime Polda Metro Jaya menangkap pelaku atas nama Kaba Sulaiman (46) Warga Negara Republik Guinea di Hotel Aston Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, pada Selasa, (18/7) yang merupakan otak pelaku.

Setelah melakukan pengembangan, polisi kembali menangkap pasangan suami istri Daniel (31) Warga Negara Liberia dan Ria Situmorang (26) Warga Negara Indonesia (WNA) di Apartemen Green Lake Sunter, Jakarta Utara, Rabu, (19/7) hari ini. 

Editor : Kuswandi

Reporter : (elf/JPC)

Saksikan video menarik berikut ini:

Close Ads
Polda Metro Telusuri Aliran Dana di Kasus Surat Palsu Jokowi