alexametrics

Usai Bertemu Dasco, Penahanan Eggi Sudjana Ditangguhkan?

24 Juni 2019, 15:35:55 WIB

JawaPos.com – Tim kuasa hukum tersangka kasus dugaan makar Eggi Sudjana, menyebut permohonan penangguhan penahanan terhadap kliennya telah dikabulkan. Saat ini disebutkan proses pembebasan Eggi sedang diproses oleh penyidik Polda Metro Jaya.

Hendarsam Marantoko menyebut permohonan penagguhan penahanan kliennya telah di kabulkan. Kekinian hal tersebut tengah dalam proses. “Iya dikabulkan. Dibebaskan, ini sedang dalam proses,” ungkap Kuasa Hukum Eggi, Herdarsam Maranroko saat dikonfirmasi, Senin (24/6).

Dikonfirmasi terpisah, Direktur Tahanan dan Barang Bukti (Dirtahti) Polda Metro Jaya, Ajun Komisiaris Besar Polisi Barnabas mengatakan, sejauh ini pihaknya belum menerima surat penangguhan penahanan Eggi. Dia menyebut, penangguhan penahanan merupakan kewenangan pihak penyidik. “Belum tahu, suratnya belum turun. Itu tergantung penyidik. Yang mengabulkan itu penyidik atau atasan penyidik,” kata Barnabas.

Barnabas hanya menyampaikan pagi tadi Direktur Advokasi dan Hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Sufmi Dasco Ahmad memang berkunjung ke rutan Polda Metro Jaya bertemu dengaj Eggi. Namun dia tak tahu pembicaraan dalam pertemuan tersebut.

“Ya memang tadi ketemu Pak Eggi, mungkin itu juga. Ngapainnya saya kurang tahu. Kalau terkait penangguhan secara hukum suratnya belum turun,” tegasnya.

Sebelumnya, Eggi mulai ditahan sejak Selasa (14/5). Dia diputuskan masuk Rumah Tahanan Polda Metro Jaya setelah menjalani pemeriksaan oleh penyidik. Dia pertama kali diperiksa sejak Senin (13/5) pada pukul 16.30 WIB. Pitra Romadoni menyebut kliennya telah ditangkap oleh polisi dengan dasar surat penangkapan B/7608/V/RES.1.24/2019/Ditreskrimum.

Eggi kemudian ditetapkan sebagai tersangka dugaan makar oleh Polda Metro Jaya. Keputusan ini dikeluarkan setelah proses gelar perkara pada 7 Mei 2019. Adanya kecukupan alat bukti seperti enam keterangan saksi, empat keterangan ahli, beberapa dokumen, petunjuk, dan kesesuaian alat bukti menjadi dasar penyidik menaikan status hukumnya.

Politikus PAN itu dilaporkan oleh caleg Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), S. Dewi Ambarawati alias Dewi Tanjung ke Polda Metro Jaya atas tuduhan makar. Laporan itu dibuat atas beredarnya video Eggi menyerukan people power dalam sebuah orasi.

Selain Dewi, Supriyanto yang mengaku sebagai relawan dari Jokowi-Ma’ruf Center (Pro Jomac) juga turut melaporkan Eggi ke Bareskrim Polri, pada Jumat 19 April 2019. Laporannya teregister dengan nomor LP/B/0391/IV/2019/BARESKRIM tertanggal 19 April 2019 dengan tuduhan penghasutan. Terkait status tersangkanya ini, Eggi pun telah mengajukan permohonan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Sabik Aji Taufan



Close Ads