alexametrics

KPK Tahan Jhon Irfan Kenway Terkait Kasus Pengadaan Helikopter TNI AU

24 Mei 2022, 20:07:31 WIB

JawaPos.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan Direktur PT Diratama Jaya Mandiri, Irfan Kurnia Saleh alias Jhon Irfan Kenway. Dia ditahan usai diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadapaan helikopter AW-101 di TNI AU tahun 2016-2017.

Irfan menyandang status tersangka kasus dugaan korupsi heli AW-101 sejak 2017 atau lima tahun lalu. Kini, KPK resmi menahan Irfan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan, Irfan akan ditahan di Rutan Gedung Merah Putih KPK untuk 20 hari pertama. Irfan bakal mendekam di sel tahanan hingga 12 Juni 2022.

“Tim penyidik melakukan upaya paksa terhadap IKS (Irfan Kurnia Saleh) berupa penahanan selama 20 hari terhitung mulai tanggal 24 Mei 2022 sampai dengan 12 Juni 2022 di Rutan KPK pada Gedung Merah Putih,” kata Firli dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (24/5).

Firli menjelaskan, Irfan sebagai Direktur PT Dirgantara Jaya Mandiri bersama Lorenzo Pariani sebagai salah satu perusahaan AgustaWestland menemui Mohammad Syafei yang saat itu menjabat sebagai Asisten Perencanaan dan Anggaran TNI AU di Cilangkap, Jakarta Timur, pada Mei 2015. Pertemuan itu membahas rencana pengadaan helikopter AW-101 VIP/VVIP TNI AU.

Irfan yang juga agen AgustaWestland diduga memberikan proposal harga kepada MS dengan mencantumkan harga heli AW-101 USD 56,4 juta per unit. Di mana harga pembelian yang disepakati IKS dan pihak AW untuk satu unit AW-101 senilai USD 39,3 juta atau setara kurang lebih Rp 514,5 miliar.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Muhammad Ridwan

Saksikan video menarik berikut ini:

Close Ads