alexametrics

Dirut PLN Jadi Tersangka KPK, Ini Komentar Jokowi

24 April 2019, 12:53:45 WIB

JawaPos.com – Presiden Joko Widodo ikut buka suara terkait pengumuman Direktur Utama PT PLN (Persero) Sofyan Basir sebagai tersangka dalam kasus suap proyek kerjasama PLTU Riau 1. Sofyan Basir diduga menjadi perantara pertemuan antara Eni Maulani Saragih dan pihak Blackgold.

“Iya, berikan kewenangan ke KPK untuk menyelesaikan setiap masalah-masalah hukum yang ada dalam hal ini korupsi,” kata Jokowi singkat di Jakarta, Rabu (24/4).

Sofyan menjadi tersangka keempat dalam perkara yang diawali operasi tangkap tangan (OTT) pada 13 Juli tahun lalu itu. Mantan Dirut PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) tersebut menyusul tiga orang lain yang lebih dulu diproses KPK.

Yaitu, mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih, mantan Menteri Sosial (Mensos) Idrus Marham, dan pemegang saham mayoritas Blackgold Natural Resources Johannes Budisutrisno Kotjo.

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang menyebut Sofyan berperan penting dalam skandal suap tersebut. Diawali dari buntunya permohonan anak perusahaan Blackgold, PT Samantaka Batubara, untuk mendapatkan proyek independent power producer (IPP) PLTU Riau 1 pada 2015.

“Akhirnya, Johannes Kotjo mencari bantuan agar diberi jalan untuk berkoordinasi dengan PLN,” kata Saut di gedung KPK kemarin.

Editor : Saugi Riyandi

Reporter : Uji Sukma Medianti

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads