JawaPos Radar

Kasus Penembakan Adik Ipar Wakapolres

Kapolda Sumut Duga Anak Buahnya Belajar Ilmu 'Tertentu'

24/04/2018, 21:31 WIB | Editor: Imam Solehudin
Kasus Wakapolres Lombok Tengah
Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Paulus Waterpauw menduga jika anak buahnya, mantan Wakapolres Lombok Tengah, Kompol Fahrizal mempelajari semacam ilmu spiritual (Dok.JawaPos)
Share this

JawaPos.com - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Paulus Waterpauw membenarkan jika mantan Wakapolres Lombok Tengah, Kompol Fahrizal mempelajari  semacam ilmu 'tertentu'. Itu diketahui usai pihaknya melakukan penyelidikan.

"Kemungkinan besar ada belajar ilmu, berguru dulu," ujarnya di Jakarta, Selasa (24/4).

Hal itulah yang diduga menyebabkan Fahrizal mengalami gangguan jiwa. Namun kini, mereka masih mengamati kondisi mantan Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Medan itu.

"Sementara dalam tahap observasi. Masih di observasi oleh tim psikologi dan kejiwaan," imbuhnya.

Soal bagaimana nasib Fahrizal di Korps Bhayangkara, kata Paulus belum diputuskan. "Masih dalam proses. Artinya kalau dengan pengaruh jiwa menjadi bahan pertimbangan," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Fahrizal dibantarkan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Prof Dr M Ildrem di Jalan Tali Air, Medan. Di sana Fahrizal dikabarkan menempati kamar kelas I.

Sejauh ini, kejadian penembakan yang menewaskan Jumingan, adik ipar Fahrizal masih menyisakan misteri.

Mulai dari rekan hingga mantan atasan Fahrizal pun tidak menyangka hal itu terjadi. Karena Fahrizal memang dikenal baik di kalangan polisi.

Fahrizal juga disebut sebagai polisi serse yang selalu menyelesaikan tugas.

(dna/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up