alexametrics

Tak Hanya TNI, Polri Juga Bereaksi Soal Permintaan Penarikan Pasukan

23 Desember 2018, 18:42:32 WIB

JawaPos.com – Permintaan Gubernur Papua Lukas Enembe juga menarik perhatian Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Korps Bhayangkara itu heran diminta untuk menarik mundur pasukan dari Kabupaten Nduga, Papua jelang perayaan Natal.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan seharusnya Lukas tidak mengambil langkah tersebut. “Seharusnya tidak boleh seperti itu. Seharusnya dia dukung secara penuh keberadaan TNI-Polri yang ada di Papua,” ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (23/12).

Toh nyatanya, keberadaan TNI-Polri khususnya di Distrik Yigi dan Mbua, Kabupaten Nduga, Papua, guna menciptakan suasana yang kondusif pasca serangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Dua institusi ini menjadi garda terdepan sebagai penjaga keamanan masyarakat.

Keberadaan TNI-Polri di sana juga menjaga agar pembangunan di wilayah tersebut tetap dilanjutkan demi memudahkan akses bagi masyarakat Papua. “Harusnya konsep berpikirnya lebih luas,” tegas Dedi.

Sementara itu, ia menegaskan bahwa TNI-Polri akan tetap mengejar para KKB. Sesuai pernyataan Menkopolhukam Wiranto, tidak ada negosiasi terhadap kelompok yang telah membantai belasan pekerja itu. Penegakkan hukum katanya diutamakan.

“Kita akan bawa pelaku-pelaku kriminal bersenjata tersebut sampai proses penyidikan, sampai ke JPU, dari JPU diajukan ke pengadilan. Dan dia harus menjalani proses pengadilan secara fair di situ,” tutur jenderal bintang satu ini.

Lebih lanjut, terkait Lukas yang ingin membentuk tim independen guna mengungkap fakta apa saja yang terjadi di Nduga. Dedi meminta adanya kordinasi dengan aparat keamanan.

“Kalau misalnya gubernur bikin tim sendiri, harus kordinasi dengan aparat keamanan sebagai bentuk rekom tindak lanjut penegakkan hukum yang dilakukan polisi,” sebut mantan Wakapolda Kalimantan Tengah ini.

Namun sekali lagi ia menegaskan, jika soal penegakkan hukum, menjadi ranah Polri. “Kalau polisi tetap penegakkan hukum dan jaga keamanan. TNI jaga keutuhan NKRI. Papua sudah final bagian dari NKRI yang tidak terpisahkan,” pungkas Dedi.

Editor : Erna Martiyanti

Reporter : (dna/JPC)



Close Ads
Tak Hanya TNI, Polri Juga Bereaksi Soal Permintaan Penarikan Pasukan