Kalapas Sukamiskin Ditangkap KPK

Pimpinan KPK Sebut Ada Dualisme Pengurus Lapas

23/07/2018, 15:53 WIB | Editor: Kuswandi
Kalapas Sukamiskin Wahid Husein ketika akan menjalani penahanan perdana, Sabtu (21/7) malam (Miftahul Hayat/Jawa Pos)
Share this image

JawaPos.com - Wakil Ketua KPK Laode M Syarief menyebut yang memegang wewenang dalam menjalankan tugas mengelola Lembaga Pemasyarakatan bukan hanya Dirjen PAS, tapi ada Sekjen Kemenkumham. Hal tersebut disampaikan Syarief saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi III DPR di Gedung Nusantara 2, Senin (23/7).

Untuk itu, dia meminta kepada Komisi III untuk memberi perhatian perihal adanya dualisme pengurus lapas.

"Adanya dualisme pengurus lapas, bukan hanya Ditjen tapi Sekjen yang punya wewenang. Ibu Dirjen hanya teknik, orang-orang diatur Sekjen yang perlu diperhatikan," ungkapnya di gedung DPR, Senayan, Senin (23/7).

Alasan Syarief mengapa meyakini adanya hal tersebut, karena dirinya pernah menjadi pembantu Dirjen Lapas terkait isu penerapan standar minimum. Dari sana menurutnya, hak-hak napi masih kurang tercapai.

Dari pengalaman tersebut, maka dia mengetahui adanya dualisme dan Syarief menilai perlu ada dua bagian pengawasan untuk menghindari praktik suap atau tindakan melanggar hukum.

"Seharusnya kalau di Lapas itu, berdasarkan standar internasional pengawasnya harus dua, pengawas internal dan pengawas di luar. Di Lapas yang ada sekarang internalnya saja on off, apalagi yang diluar," jelasnya.

Untuk diketahui, hari ini KPK bertemu dengan Komisi III DPR dengan agenda Rapat Dengar Pendapat. Dalam RDP tersebut dari pihak lembaga antirasuah semua pimpinan menghadiri, yakni Laode M Syarief, Agus Rahardjo, Saut Situmorang, Basaria Pandjaitan dan Alexander Marwata, hadir juga Deputi Penindakan Firli dan Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan.

(ipp/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi