alexametrics

Polemik Acara ‘Bungkus Night’, Asphija: Oknum Tidak Punya Otak!

23 Juni 2022, 15:54:52 WIB

JawaPos.com – Jagat maya belum lama ini diramaikan oleh poster sebuah acara bernama ‘Bungkus Night Vol. 2’ yang diadakan di Hamilton Spa & Massage di Ruko Grand Wijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada 24 Juni besok. Warganet ramai lantaran acara tersebut diduga kuat merupakan ajang prostitusi.

Hal ini diperkuat oleh poster bergambar wanita berpakaian minim dan tagline “Beyond your wildest sexpectation” yang jelas-jelas bernada sensual. Tak hanya itu, poster tersebut juga diperkuat dengan jargon “Special offer! 250k offer! 250k, bungkus include room. Datang dan bungkus mana aja yang lo suka!“.

Terkait kehebohan ini, Polres Metro Jakarta Selatan sudah mengambil tindakan dengan menyegel Hamilton Spa & Massage. Lima orang yang diduga mempromosikan acara ‘Bungkus Night Vol. 2’ di media sosial juga sudah ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka. Mereka dijerat dengan Pasal 27 dan 45 tentang Undang-Undang ITE terkait asusila dan pornografi. Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) sendiri juga sudah mencabut izin tempat tersebut secara permanen.

Mengomentari polemik tersebut, Asosiasi Pengusaha Hiburan Jakarta (Asphija) ikut angkat bicara.

“Mereka (Hamilton Spa & Massage, Red) tidak berada di bawah naungan kami. Sesuai peraturan pemerintah, tempat hiburan belum boleh ada yang buka,” ujar Ketua Umum Asphija, Hana Suryani kepada wartawan Kamis (23/6).

“Ini jelas perbuatan oknum, dan harus diberantas. Bagus kalau memang sudah jadi atensi Polres Jakarta Selatan dan sudah ditindak,” sambungnya.

Menurut Hana, sejumlah tempat hiburan di bawah Asphija hingga saat ini memang belum dibuka. Adapun tempat-tempat tersebut terdiri dari panti pijat, diskotek, klab, bar dan karaoke. “Yang baru diizinkan buka hanya karaoke keluarga,” kata Hana.

Kegaduhan ‘Bungkus Night Vol. 2’ ini, lanjut Hana, hanya akan menyusahkan para pengusaha tempat hiburan lain yang selama ini mematuhi aturan pemerintah.

“Ini kelakuan oknum cari sensasi dan tidak punya otak yang akan memberi dampak ke tempat-tempat hiburan lain yang selama dua tahun belakangan sudah antre untuk dibuka,” kata Hana.

 

Acara Kedua

 

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Ridwan Soplanit mengatakan bahwa ‘Bungkus Night Vol.2’ ini adalah acara kedua setelah penyelenggaraan pertamanya berjalan pada 30 Maret lalu.

“Tanggal 24 Juni besok itu pelaksanaan kedua. Maka kita melakukan pencegahan,” ujar Ridwan kepada wartawan, baru-baru ini.

Ridwan pun membenarkan bahwa acara ini jelas merupakan acara prostitusi. “Kata bungkus itu merujuk pada hubungan badan, hubungan intim. Intinya begitu,” ujar Ridwan.

Menurut Ridwan, lima orang yang sudah ditangkap dan dijadikan tersangka berperan sebagai perancang poster yang juga mempromosikan acara ini di media sosial.

“(Yang ditangkap, Red) Baru menyebarkan. Mereka bikib video, kemudian diunggah ke media sosial,” kata Ridwan.

Editor : Banu Adikara

Saksikan video menarik berikut ini:

Close Ads