alexametrics

Uang Suap Buat Nikahan Anak? Masih akan Didalami KPK

23 Maret 2019, 21:44:39 WIB

JawaPos.com – Direktur Produksi dan Riset Teknologi Wisnu Kuncoro (WNU) ditetapkan sebagai tersangka. Dia terjerat kasus suap terkait pengadaan barang dan jasa di PT Krakatau Steel (Persero).

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Wisnu di sebuah pusat perbelanjaan di Bintaro, Tangerang Selatan. Tepatnya, di sebuah kedai kopi yang berada di dalam pusat perbelanjaan tersebut.

“Tim mendapatkan informasi bahwa akan ada penyerahan uang dari Alexander (yang mewakili Wisnu dalam urusan pengadaan) ke Wisnu,” sebut Wakil Ketua KPK Saut Situmorang dikantornya, Sabtu (23/3).

Penyerahan uang ini, kata Saut berkaitan dengan terpilihnya dua perusahaan yaitu PT Grand Kartech (GK) dan PT GT Group Tjokro (GT) karena bersedia memberikan commitment fee sebesar 10 persen dari nilai proyek masing-masing Rp 24 miliar dan Rp 2,4 miliar.

“Diduga penyerahan uang tersebut berhubungan dengan pengadaan barang dan jasa di PT KS,” imbuhnya.

Hingga kesepakatannya, Alex meminta Rp 50 juta kepada Kenneth Sutardja dari PT GK dan Rp 100 juta kepada Kurniawan Eddy Tjokro dari PT GT.

“Tanggal 20 Maret 2019, Alex menerima cek Rp 50 juta dari Kurniawan kemudian disetorkan ke rekening Alex,” paparnya.

“Selanjutnya, Alex juga menerima uang USD 4 ribu dan Rp 45 juta di sebuah kedai kopi di Jakarta Selatan dari Kenneth. Uang tersebut kemudian disetorkan ke rekening Alex,” tambahnya.

Kemudian, saat tim tengah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) tepatnya pada Jumat (22/3) terjadilah transaksi uang senilai Rp 20 juta antara Alex dengan Wisnu di kedai kopi di daerah Bintaro.

“Setelah itu tim secara paralel mengamankan pihak lain termasuk para tersangka,” tukas Saut.

Dari kabar yang santer terdengar bahwa uang yang diamankan tim KPK saat OTT sebesar Rp 20 juta digunakan untuk membiayai pernikahan anak perempuan Wisnu. Pihak KPK mengungkapkan bakal menelusuri peruntukan uang itu.

“Penyidik masih akan mendalami uang tersebut. Karena, itu masih pemeriksaan awal ya,” pungkas Kabag Pemberitaan dan Publikasi KPK Yuyuk Andriati.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Intan Piliang

Copy Editor :

Uang Suap Buat Nikahan Anak? Masih akan Didalami KPK