JawaPos Radar

Diduga Jual Orang ke Timur Tengah, Kantor PT Kensur Hutama Digeledah

23/03/2018, 18:45 WIB | Editor: Fadhil Al Birra
Bareskrim Polri
Ilustrasi: Bareskrim Polri (Dok. JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Bareskrim Mabes Polri menggeledah Kantor PT Kensur Hutama di Jalan Raya Hankam, Jatimurni, Pondok Melati, Bekasi, hari ini, Jumat (23/3). Diduga, pemiliknya melakukan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) ke Timur Tengah.

"Kronologis singkat melakukan penggeledahan bahwa berdasarkan Brafax KJRI Jeddah tentang adanya korban TPPO berjumlah 238 PMI (pekerja migran Indonesia)," kata Kasubdit III Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri AKBP Ferdy Sambo saat dikonfirmasi.

Dia menuturkan, salah satu korban yang berhasil kabur dan mengadu ke KJRI Jeddah yakni, Yuyun Salmiati. Dia mengaku selama bekerja tidak digaji dan mengalami pelecehan seksual dari majikannya. "Paspor korban ditahan oleh PT Kensur Hutama, setelah korban dipulangkan dari Jeddah," terang Ferdy.

Menurut Ferdy, Yuyun bercerita kejadian ini bermula pada Agustus 2017. Dia direkrut dan diberangkatkan dari Nusa Tenggara Barat (NTB) ke Jakarta oleh tersangka Sahman.

Sebelum ke Jakarta, Sahman mengubah identitas nama maupun tanggal lahir Yuyun, kemudian dilakukan medical check up di Praya, Mataram, dan keluarganya diberikan uang sebesar Rp 600 ribu.

Di Jakarta, dia diterima tersangka Muhamad Reza dan diantar ke PT Kensur Hutama. Di sana, dia ditampung selama satu minggu. "Selanjutnya dipindah ke rumah Bos PT Kensur Hutama atas nama Ali Idrus di daerah Cibubur selama dua minggu," sebut Ferdy.

Pada 31 Januari 2018, Yuyun pun diberangkatkan ke Jeddah, Arab Saudi, menggunakan visa cleaning service. Itu lantaran adanya moratorium pelarangan pengiriman PMI ke Timur Tengah untuk bekerja sebagai pekerja rumah tangga (PRT).

"Sehingga PT Kensur Hutama menggunakan data cleaning service dalam memberangkatkan para korban. Hal ini dapat dilihat dari data enjaz dari KJRI Jeddah," pungkas Ferdy.

(dna/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up