alexametrics

4 IRT Lempari Atap Pabrik Rokok, Ini Kronologi Lengkap Versi Polisi

23 Februari 2021, 12:48:12 WIB

JawaPos.com – Polri masih mengupayakan perdamaian kasus empat orang ibu rumah tangga (IRT) yang melempari atap pabrik rokok dengan batu di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kasus ini berujung pidana karena kedua pihak tidak menemukan kata damai.

“Telah dilakukan mediasi sebanyak 9 kali oleh Kapolres Lombok Tengah namun tidak berhasil,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono, Selasa (23/2).

Menurut Argo, berkas perkara kasus tersebut sudah lengkap atau P21 tanggal 3 Februari 2021. Kemudian, tanggal 16 Februari 2021 dilakukan tahap 2 penyerahan tersangka dan barang bukti diserahkan ke kejaksaan. “Selama proses penyidikan para tersangka tidak ditahan,” imbuhnya.

Menurut Argo, kasus ini terjadi pada 1 Agustus 2020. Saat itu, Warga Dusun Eat Nyiur Desa Wajageseng melakukan penolakan terhadapt beroperasinya UD Mawar Putra karena dianggap menimbulkan aroma bahan kimia yang sangat menyengat dan berpotensi membahayakan kesehatan warga.

Warga juga telah melakukan mediasi dengan pimpinan UD Mawar Putra atas nama Suardi. Dalam pertemuan tersebut disepakati bahwa pihak UD Mawar Putra bersedia mengobati warga yang diduga sakit akibat bau zat kimia tersebut.

Editor : Banu Adikara

Reporter : Sabik Aji Taufan




Close Ads