JawaPos Radar

Mahasiswa Residivis Pembobol 21 ATM Lintas Provinsi Ditangkap

23/02/2018, 04:13 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Pembobol ATM
Tersangka pembobol ATM lintas provinsi saat ditangkap dan sejumlah barang bukti yang disita tim gabungan Polda Sulsel (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com - Tim gabungan Resmob Polda dan Patmor Sabhara Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) kembali melakukan penangkapan terhadap residivis pembobol mesin ATM lintas provinsi.

Kabid Humas Polda, Kombes Dicky Sondani mengungkapkan, tersangka Alberandi yang berstatus sebagai mahasiswa disalah satu perguruan tinggi swasta di Makassar ini sudah puluhan kali melakukan aksi pembobolan di sejumlah ATM di 3 provinsi berbeda.

"Jadi modusnya tersangka mengganjal card reader atau mulut tempat masuk kartu dengan alat perekat double tip dan mengganti call center bank dengan nomor pribadinya," jelas Dicky di Makassar, Kamis (22/2).

Penangkapan yang dilakukan itu dijelaskan Dicky, berawal dari informasi masyarakat yang mengetahui keberadaan tersangka. "Tim gabungan yang mengetahui informasi tersebut kemudian langsung bergerak cepat dan menangkap tersangka tepat di salah satu ATM di jalan AP Pettarani Makassar, Kamis," tandasnya.

Berdasarkan hasil introgasi pasca penangkapan, tersangka mengaku melakukan aksi kejahatannya di berbagai tempat. Untuk di Sulsel sendiri, tersangka bersama rekannya yang kini telah masuk dalam dafrar pencarian orang (DPO) membobol mesin ATM disejumlah kabupaten sejak 2017 lalu. Diantaranya Maros, Gowa, Bantaeng, Bulukumba, Parepare dan Palopo.

Memasuki 2018, tepat diawal bulan tersangka kembali melakukan aksinya di Bali dan Manado Sulawesi Utara (Sulut). Selain mengamankan tersangka dari hasil penangkapan tersebut, petugas menyita 1 unit perkakas berupa betel, linggis, obeng, gergaji kecil, isolasi dan 1 stiker call center atau pelayanan informasi dan pengaduan palsu yang digunakan dalam melalukan aksinya.

Selain itu, petugas juga menyita 10 unit kartu ATM berbeda-beda. Saat ini, tersangka telah diserahkan ke Mapolrestabes Makassar untuk menjalani proses hukum lanjutan.

(rul/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up