alexametrics

Mahasiswa Papua Yang Ditahan di Mako Brimob Diperlakukan dengan Baik

22 September 2019, 16:38:14 WIB

JawaPos.com – Komnas HAM mengunjungi enam mahasiswa Papua yang ditahan di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, kemarin (21/9). Keenamnya adalah Anes Tabuni, Charles Kossay, Ambrosius Mulait, Isay Wenda, Erina Elopere, dan Surya Anta Ginting. Mereka dijerat pasal makar setelah melakukan demonstrasi yang berujung pengibaran bendera bintang kejora di depan Istana Negara 22 Agustus lalu.

Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik mengklarifikasi sejumlah isu yang beredar. Dia menuturkan bahwa enam mahasiswa itu mendapatkan perilaku yang baik. Tidak ada tanda kekerasan maupun tekanan psikologis dari petugas kepolisian. Dengan begitu, dapat diartikan, secara umum tidak ada pelanggaran hak asasi manusia (HAM).

Kepada Komnas HAM, mahasiswa itu mengaku bahwa bukan mereka yang mempersiapkan bendera bintang kejora. Ahmad mengatakan bahwa pihaknya mendukung proses hukum yang berjalan. Namun, menurut dia, penahanan enam mahasiswa itu memberi implikasi negatif terhadap upaya perdamaian di Papua. Karena itu, Komnas HAM meminta Presiden Jokowi untuk membebaskan mereka. ”Perlu pandangan yang luas dalam menyikapi Papua,” terangnya.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : idr/c11/ayi



Close Ads