alexametrics

Bakar Lahan Untuk Pertanian, Mulyadi Ditangkap Polres Hulu Sungai

22 September 2019, 21:45:55 WIB

JawaPos.com – Seorang terduga pembakar lahan tertangkap tangan oleh aparat polisi di Desa Sungai Kupang, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan (Kalsel). Pembakaran itu sengaja dilakukan untuk membuka lahan pertanian.

“Pelaku bernama Mulyadi (29) masih diperiksa intensif di Satuan Reskrim Polres Hulu Sungai Selatan karena membakar lahan,” kata Kabid Humas Polda Kalimantan Selatan,  Kombes Pol Mochamad Rifa’i saat dikonfirmasi, Minggu (22/9).

Hasil pemeriksaan sementara, kata Rifa’i, pelaku dengan sengaja membakar, tujuanya untuk membuka lahan pertanian yang nantinya akan ditanami jagung dan kacang. Luas lahan yang telah dibakar oleh pelaku sekitar 2.000 meter persegi.

“Luas lahan yang terbakar 2.000 meter persegi dan api sudah berhasil dipadamkan oleh personel Polres setempat,” ujar Rifa’i.

Menurutnya, hingga kini Polda Kalimantan Selatan dan jajaran sudah memproses 16 kasus pembakaran lahan yang naik menjadi Laporan Polisi (LP) dan menetapkan lima tersangka.

Para pelaku pembakar lahan akan dijerat Pasal 187 ayat 1 KUHP jika melakukan secara sengaja dengan pidana penjara 12 tahun. Sedangkan jika ditemukan unsur kelalaian hingga menyebabkan kebakaran, maka dijerat Pasal 188 KUHP dengan pidana 5 tahun.

Untuk diketahui, BNPB mencatat 328.724 hektare lahan 328.724 hektare dengan 2.719 titik panas sepanjang periode Januari-Agustus 2019. Lahan itu tersebar di enam provinsi, yaitu Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.

Kebakaran hutan dan lahan di Sumatra dan Kalimantan menyebabkan kabut asap yang setiap hari kian pekat hingga ke level berbahaya.

 

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Muhammad Ridwan



Close Ads