alexametrics

Artis Boy William Dicecar 30 Pertanyaan Kasus Pembobolan Kartu Kredit

22 Juli 2020, 15:52:10 WIB

JawaPos.com–Artis Boy William dicecar 30 pertanyaan saat diperiksa Kepolisian Daerah Jawa Timur sebagai saksi terkait kasus pembobolan kartu kredit atau carding.

”Tadi lumayan banyak. Lupa berapa. Sekitar 30 pertanyaan,” ujar Boy seperti dilansir dari Antara usai diperiksa di gedung Ditreskrimsus Polda Jatim di Surabaya pada Rabu (22/7).

Boy mengaku menerima endorse tiket pesawat. Namun, hanya sekali dan tidak mengetahui berapa harga tiket tersebut. ”Soal kasus kemarin terbang ke Eropa. Tapi semuanya sudah aman dan sudah diberesin sama teman-teman di sini. Kami sudah datang sebagai saksi juga. Kalau nominalnya aku kurang tahu, tapi benar aku menerima tiket jasa pulang-pergi,” ucap Boy.

Boy juga mengungkapkan, dari empat pelaku, diya hanya mengenal dua orang yang bertemu untuk membahas endorse tersebut. ”Kenal tapi sama empat pelaku tidak kenal. Saya cuma kenal sama dua inisial S dan M. Itu pun setelah ketemuan untuk membuat deal (persetujuan) ini. Mereka memberi saya jasa untuk terbang. Dari situ meeting dan kenal dari situ saja,” kata Boy.

Dengan adanya kasus pembobolan kartu kredit tersebut, Boy mengaku akan lebih selektif dalam menerima pekerjaan. Sebab, dia adalah figur publik yang banyak diikuti orang.

”Sekarang sih kalau melihat kayak gini, semoga semua figur publik dan ini untuk saya juga, kami akan lebih selektif dalam mengambil pekerjaan dan juga mengambil endorse-an,” tutur Boy.

Sementara itu, pemeriksaan terhadap Boy William sempat tertunda akibat pandemi Covid-19. Polda Jatim memutuskan menunda pemeriksaan demi keselamatan bersama.

Sebelumnya, polisi telah memeriksa sejumlah artis dan selebgram yang menjadi endorse akun tiketkekinian. Akun tersebut menjual promo tiket yang didapatkannya dengan cara membobol kartu kredit 500-an warga Jepang. Sejumlah artis dan selebgram yang diperiksa yakni Karin Novilda alias Awkarin, Gisella Anastasia, Tyas Mirasih, Ruth Stefanie, hingga Sarah Gibson.

Polda Jatim juga telah meringkus empat tersangka pembobolan kartu kredit. Lewat aksinya, para pembobol meraup keuntungan ratusan juta rupiah. Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal 32 ayat (1) juncto pasal 48 ayat (1) UU Informasi Transaksi Elektronik juncto pasal 55 ayat (1) KUHP dan/atau pasal 56 KUHP, dengan hukuman maksimal 10 tahun penjara dan denda Rp 5 miliar.

Saksikan video menarik berikut ini:

 

 

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara

Saksikan video menarik berikut ini:

Close Ads