alexametrics

Cerita Keluarga di Solo yang Kaget Nunung Konsumsi Narkoba

22 Juli 2019, 21:56:23 WIB

JawaPos.com – Wulantri alias Nunik tak bisa menyembunyikan kesedihannya saat mengetahui kakak kandungnya, komedian Tri Retno Prayudati alias Nunung bersama suaminya  July Jan Sambiran ditangkap polisi. Pasalnya, sehari-hari Nunik sempat tinggal bersama Nunung di kawasan Tebet Timur, Jakarta Selatan.

Karena itulah, Wularti hafal seluk-beluk kakaknya itu. Di rumah itu pula Nunung dan suami, Iyan Sambiran, ditangkap. “Pulang paling istirahat, tidur, makan, cengkerama sama anak, cucu, ponakan yang ikut sama Mbak Nunung,” ujar Nunik ketika ditemui Radar Solo (Jawa Pos Group) di kediaman pribadi Nunung di kawasan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, kemarin (20/7).

Nunik menambahkan, tak ada gelagat yang mengarah pada penggunaan barang haram. Makannya juga banyak. Nunung juga tak pernah menyembunyikan paket apa pun yang dikirim ke rumah. “Setiap mendapat paket, Mbak Nunung pasti juga membukanya di depan orang rumah dan isinya biasanya aksesori wanita yang beli di online shop,” katanya.

Polisi menyebut Nunung membeli sabu-sabu dari Hadi Moheriyanto sepuluh kali dalam tiga bulan terakhir. Tapi, Nunik menegaskan, tidak pernah ada orang misterius yang mengirim paket ke rumah Nunung di Tebet Timur. “Kalau ada transaksi di rumah itu bohong, dan pasti saya cegah,” imbuh adik bungsu Nunung tersebut.

Nunung saat dihadirkan aparat Polda Metro Jaya usai ditangkap di rumahnya, Jumat (19/7) lalu. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

Sejak muda pula Nunung selalu jadi tulang punggung keluarga. Kakak pertama sampai semua adik-adiknya selalu mendapat bantuan. Bahkan, setiap pekan dia rutin mengirimkan uang untuk membantu keluarga. “Kadang transfer Rp 500 ribu, kadang Rp 700 ribu, tanpa ada yang meminta. Mbak Nunung ikhlas memberikan,” papar Nunik.

Bukan hanya itu. Dia juga memboyong sejumlah keluarga untuk tinggal bersamanya di Jakarta. “Malah anak saya tiga semua diboyong sama Mbak Nunung ke Jakarta. Anak saya yang ketiga malah satu sekolah sama cucunya karena sepantaran,” imbuh Nunik.

Bukan hanya keluarga, para tetangga yang tinggal di sekitar rumah juga kerap mendapat bantuan dari Nunung. “Di lingkup kampung membaur dengan warga. Setiap ada kegiatan kalau ada kesempatan pasti datang,” katanya.

Diiketahui, Nunung mengawali karir melawak dari bawah. Dari panggung ke panggung, baik bersama Srimulat maupun kelompok lain. Sebelum kemudian menembus televisi dan layar lebar. Gaya lawakannya yang khas dan mudahnya dia beradaptasi dengan berbagai komedian dari beragam latar belakang membuat karirnya awet sampai usia yang sudah 56 tahun sekarang ini. Kesuksesannya di program televisi Opera Paris van Java dan Ini Talk Show adalah bukti kemampuan melawaknya.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : jpg



Close Ads