alexametrics

Imbas Pemutusan Kontrak Kerja, Kuhon Somasi Citilink

22 Juni 2022, 16:30:40 WIB

JawaPos.com – Advokat Albert Kuhon membenarkan pihaknya telah dua kali mengirim somasi kepada Dewa Kadek Rai selaku Direktur Utama PT Citilink Indonesia. Hal itu lantaran, maskapai penerbangan pelat merah itu itu dianggap telah melakukan pemutusan kontrak kerja secara sepihak.

“Citilink melakukan pemutusan kontrak kerja sepihak kepada klien kami, Lidson Mulia Siregar,” ujar Kuhon menjawab pertanyaan wartawan Rabu (22/6) petang.

Albert Kuhon bersama Guntur Manumpak Pangaribua melayangkan somasi kedua tanggal 17 Juni yang lalu.

“Kami beri waktu kepada pihak Citilink, selambat-lambatnya tanggal 24 Juni 2022 pukul 16.00 WIB sudah membayar kewajibannya kepada klien,” ujar Pangaribuan menambahkan.

Kuhon juga menuturkan, kliennya yang bernama Mulia Siregar, sejak awal tahun 2018 telah berkali-kali dikontrak oleh pihak Citilink. Kontraknya yang terakhir bertanggal 9 Desember 2021.

“Masa berlaku Perjanjian Jasa Advisory selama 1 (satu) tahun, dari tanggal 10 Desember 2021 sampai dengan tanggal 9 Desember 2022,” ujar Kuhon mengutip isi Pasal 1 perjanjian antara PT Citilink Indonesia dengan Mulia Siregar.

Kuhon kemudian menyurati Dirut PT Citilink Indonesia, Dewa Kadek Rai. VP PT Citilink bidang Human Capital Management, Sumedi, yang mewakili pihak perusahaan bersikukuh bahwa tindakan yang dilakukannya sudah benar.

“Entah peraturan mana yang dia pakai. Namun yang jelas kami sudah kirimkan teguran atau somasi terakhir. Kalau masih bandel, kami tempuh jalur hukum,” tegasnya.

Sebelumnya, Pihak PT Citilink Indonesia yang diwakili oleh Sumedi, melalui surat tertanggal 18 Maret 2022 melakukan pengakhiran Perjanjian No CITILINK/JKTDHQG/Adv-003/XII/2021. Disebutkan tanggal efektif pengakiran perjanjian adalah 17 April 2022.

Sementara itu, Mulia Siregar menyatakan tidak berkeberatan kontrak tersebut diakhiri. Namun, ia meminta hak-haknya sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Karena tidak dipenuhi oleh PT Citilink Indonesia, ia kemudian meminta advokat Albert Kuhon dan Guntur Pangaribuan mendampinginya.

Editor : Dimas Ryandi

Saksikan video menarik berikut ini: