alexametrics

Firli Turun Langsung Awasi Bansos, KPK Diminta Cerdas Menempatkan Diri

22 Mei 2020, 14:40:02 WIB

JawaPos.com – Sikap Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri ikut turun langsung mengawasi distribusi bantuan sosial (Bansos) bersama Menteri Sosial (Mensos) Jualiari Peter Batubara dinilai kurang efektif. Padahal Firli menyebut kegiatan itu dalam rangka mengimplementasikan fungsi pengawasan dan pencegahan agar penyaluran bansos tepat sasaran.

Kehadiran Firli dalam kesempatan itu dipandang merupakan hal yang biasa. “Itu merupakan bagian cara lain yang mengimplementasikan fungsi pencegahan. Sejauh yang saya mengerti, dia (Firli) bicara bahwa tindakan pembagian bansos dan segala macam harus tepat sasaran,” kata pakar hukum Margarito Kamis dikonfirmasi, Jumat (22/5).

Margarito memandang, kehadiran Firli melakukan pengecekan pembagian bansos dalam rangka menjalankan fungsi pencegahan. Dia pun menyebut tidak ada peristiwa hukum dari sikapnya itu. “Kalau dia (Firli) tidak mendampingi, bagaimana memberikan penilaian terhadap fungsi pencegahan,” tuturnya.

Oleh karena itu, Margarito memandang perlu adanya strategi khusus dalam rangka menjalankan fungsi pencegahan yang dilakukan KPK terhadap pemberian bansos. “Perlu ada strategi yang lebih komprehensif dalam mengimplementasikan fungsi pencegahan itu,” bebernya.

Oleh karena itu, Margarito meminta KPK perlu cerdas dalam mengawasi anggaran penanganan Covid-19 yang mencapai Rp 405,1 triliun. “KPK mesti cerdas menempatkan diri, itu harus dipikirkan oleh Firli, terutama dalam rangka pengawasan pelaksanaan penanganan Covid-19 yang menelan biaya Rp 405,1 triliun,” cetusnya.

Sebelumnya, Ketua KPK Firli Bahuri mendampingi Menteri Sosial Juliari Peter Batubara, turun langsung mengawasi penyaluran bantuan sosial (bansos) tahap tiga di Provinsi DKI Jakarta. Hal ini untuk memastikan agar penyaluran bansos sesuai Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Niatan kita adalah satu, bagaimana kita bisa memberikan kepastian bahwa setiap warga negara yang punya hak untuk menerima bantuan itu sampai,” kata Firli dalam keterangannya, Rabu (20/5).

Mantan Kapolda Sumatera Selatan ini menyebut, ingin memastikan penyaluran sembako yang dilakukan oleh Kementerian Sosial berjalan dengan baik. Hal ini dipastikan agar bansos diterima tepat sasaran. “Karena pada prinsipnya, bantuan itu harus tepat sasaran dan tepat guna, dan sampai kepada si penerima,” tukas Firli.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Bintang Pradewo



Close Ads