Hari Ini, Rizky Billar Diperiksa Polisi Soal Kasus Doni Salmanan

22 Maret 2022, 09:14:17 WIB

JawaPos.com – Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber (Dit Tipidsiber) Bareskrim Polri terus menelusuri aliran uang Doni Salmanan yang mengalir ke publik figur. Pada hari ini, Selasa (22/3), Rizky Billar pun akan diperiksa terkait kasus penipuan investasi trading binary option Qoutex yang menyeret Doni Salmanan.

“Iya hari ini, Rizky Billar agendanya diperiksa,” ujar Kasubdit I Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Kombes Pol Reinhard Hutagaol saat dikonfirmasi, Selasa (22/3).

Adapun, Penyidik Bareskrim Polri telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah publik figur terkait kasus Doni Salmanan ini, mereka diantaranya, Rizky Febian, Arief Muhammad, Reza Arap, dan Atta Halilintar.

Sementara Rizky Billar dan sang istri Lesti Kejora diketahui menerima amplop yang berisi uang tunai dari Doni Salmanan saat pernikahan keduanya. Namun, belum diketahui secara pasti jumlah uang yang diterimanya itu.

Diketahui, Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri telah menyita sejumlah aset milik Doni Salmanan, mulai dari rumah, mobil, motor, pakaian, sepatu, jam dan lainnya. Aset milik Doni Salmanan yang telah disita sebanyak 97 item.

Adapun, laporan dugaan penipuan investasi bodong terhadap Doni Salmanan dibuat oleh pelapor inisial RA dan terdaftar dalam LP:B/0059/II/2022/SPKT/BARESKRIM POLRI tanggal 3 Februari 2022.

Doni Salmanan dilaporkan terkait tindakan judi online dan penyebaran berita bohong atau hoaks melalui media elektronik atau penipuan perbuatan curang dan tindak pidana pencucian uang.

Pihak kepolisian menyebut crazy rich asal Bandung, Doni Salmanan terancam hukuman kurungan penjara maksimal 20 tahun.

Doni Salmanan disangka Pasal 27 ayat (2) dan Pasal 28 ayat (1) Undang-undang (UU) Nomor 19 tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Kemudian Pasal 378 KUHP dan Pasal 55 KUHP, dan/atau Pasal 3, Pasal 5, dan pasal 10 UU RI Nomor 8 tahun 2010 tentang Pencegahan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads