alexametrics

Wiranto Geram: Tidak Ada Toleransi Untuk Pengganggu Pemilu!

22 Maret 2019, 11:27:24 WIB

JawaPos.com – Ancaman berita bohong alias hoax dan politik identitas menggunakan isu SARA belakangan ini membuat Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto geram. Sebab hal tersebut dianggap bisa mengganggu penyelenggaraan Pemilu 2019.

Karenanya, Wiranto memandang perlu adanya tindak tegas terhadap para pengganggu pemilu itu sesuai dengan prosedur tetap dan aturan hukum yang berlaku. Adapun yang berwenang dalam hal ini adalah TNI-Polri.

Sebab kata Wiranto, TNI-Polri adalah institusi yang bertanggung jawab langsung terhadap pengamanan jalannya pemilu serentak. “Sehingga tidak ada toleransi sekecil apapun bagi pihak-pihak yang akan mengganggu jalannya Pemilu Serentak Tahun 2019,” ujarnya saat memberikan arahan pada Apel Gelar Pasukan Pengamanan Menghadapi Pemilu 2019 di Run Way Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (22/3).

Wiranto berpandangan, berita-berita hoax yang disampaikan melalui media sosial memiliki tujuan politis. Yakni dipakai sebagai alat untuk menyingkirkan lawan politik.

Hal inilah yang menjadi penyebab demokrasi menjadi tidak sehat dan merusak persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

Demikian pula dengan semakin menguatnya politik identitas menggunakan isu-isu SARA yang telah menjadi salah satu strategi bagi pihak-pihak tertentu dan tidak bertanggung jawab dalam memenangkan konstelasi pemilu. “Sehingga menyebabkan disintegrasi bangsa dan hilangnya rasionalitas dalam menentukan pilihan politiknya,” tuturnya.

Mantan Panglima ABRI itu menambahkan, penyebaran berita hoax dan menguatnya politik identitas dalam ajang Pemilu Serentak 2019 merupakan bentuk lain dari teror kepada masyarakat. “Karena mempengaruhi kondisi psikologis rakyat Indonesia, sehingga kepada para pelakunya harus diambil langkah hukum yang tegas,” pungkas Wiranto.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Desyinta Nuraini

Copy Editor :

Wiranto Geram: Tidak Ada Toleransi Untuk Pengganggu Pemilu!