alexametrics

PPP Lepas Tangan untuk Mantan Ketum, Rommy: Ini Urusan Pribadi

22 Maret 2019, 15:54:53 WIB

JawaPos.com – Semenjak menyandang status tersangka setelah ditangkap petugas KPK, M Romahurmuziy terkesan tidak mendapat perhatian dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Padahal saat ditangkap status pria yang disapa Rommy itu masih menjadi ketua umum.

Dengan kondisi ini Rommy memilih pasrah. Menurutnya kasus dugaan pengisian jabatan di Kementerian Agama (Kemenag) tidak ada kaitannya dengan PPP. Sehingga, tidak masalah jika PPP tidak memberikan bantuan hukum.

“Apa yang saya hadapi ini bukan urusan PPP. Yang saya hadapi adalah urusan pribadi. Tentu sudah pada tempatnya kalau PPP tidak memberi bantuan hukum,” ucap Rommy di gedung KPK, Jakarta, Jumat (22/3).

Meski tak mendapat bantuan hukum dari PPP, Rommy tidak lantas kesal atau marah. Dia malah meminta para kader PPP untuk serius menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 mendatang.

“Selamat berjuang kepada seluruh kader dan fungsionaris PPP di seluruh Indonesia. Karena pemilu sebentar lagi,” tuturnya.

Dalam perkara ini KPK menetapkan tiga orang tersangka. Yaitu, anggota DPR Romahurmuziy atau Rommy, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi, dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur Haris Hasanuddin.

Rommy selaku anggota Komisi XI DPR diduga telah menerima uang suap senilai Rp 300 juta dari tersangka Haris Hasanuddin dan Muhamad Muafaq Wirahadi. Rinciannya, Rp250 juta dari Haris dan Rp50 juta dari Muafaq.

Suap itu diduga diberikan demi memuluskan proses pengisian jabatan di Kemenag Jatim. Namun, KPK menduga tersangka Rommy terlibat juga dalam proses pengisian jabatan untuk wilayah lain. Selain itu, KPK menduga Rommy tak sendirian dalam menerima aliran suap itu.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : Intan Piliang

Copy Editor :

PPP Lepas Tangan untuk Mantan Ketum, Rommy: Ini Urusan Pribadi