JawaPos Radar

Polri Sebut Hoax Telur Palsu Bisa Runtuhkan Negara

22/03/2018, 16:27 WIB | Editor: Ilham Safutra
Polri Sebut Hoax Telur Palsu Bisa Runtuhkan Negara
Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto didampingi Kabag Penum Kombes Martinus Sitompul (Miftahulhayat/Jawa Pos)
Share this image

JawaPos.com - Berita palsu (hoax) telur palsu yang begitu viral di media sosial (medsos) bisa berdampak panjang terhadap gizi anak bangsa di masa mendatang. Pasalnya kehadiran berita itu membuat masyarakat enggan mengkonsumsi telur.

Atas kejadian itu polisi mengejar aktor intelektual yang menyebarkan kabar bohong itu. Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan, dampak kabar hoax dari telur palsu itu hingga puluhan tahun mendatang. Sebab masyarakat akan enggan mengkonsumsi telur yang notabene kaya protein.

"Dampaknya bukan sekarang, dampaknya 25 tahun ke depan generasi kita kurang protein," ujarnya di Kompleks Mabes Polri, Jakarta, Kamis (22/3).

Dia menduga ada aktor intelektual yang memainkan kabar hoax tersebut. Sebab berita itu begitu viral dan direspons oleh masyarakat di sejumlah daerah. Karena itu, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan mematau media sosial.

"Bisa jadi. Dia munculkan di Aceh, di Sumbawa, Jakarta, dia munculkan lagi di tempat lain, ini ada yang mensetting tidak sih, kita kan punya alat semua," tutur Kepala Satgas Pangan itu.

"Masalah pangan ini sensitif. Masalah Pangan ini bisa menganggu stabilitas keamanan dan ketertiban bahkan bisa meruntuhkan negara," pungkas Setyo.

(dna/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up