alexametrics
Kalapas Sukamiskin Ditangkap KPK

Pakar Hukum: Suap Menyuap di Lapas Terjadi Setiap Hari

21 Juli 2018, 20:32:24 WIB

JawaPos.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan Kalapas Sukamiskin Wahid Husen dan istrinya Dian Anggraini dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Bandung, Jumat (20/7) malam. Wahid ditangkap karena diduga menerima suap dari terpidana korupsi Fahmi Darmawansyah guna mendapatkan sel mewah dan fasilitas agar bisa keluar masuk tahanan dengan bebas.

Menanggapi hal tersebut, pakar Hukum Pidana, Abdul Fikchar Hadjar menilai ini bukan kali pertama perilaku suap menyuap terjadi di Lapas Sukamiskin.

“Yang terjadi di Lapas sukamiskin Bandung itu koruptor menyuap koruptor. Dan ini setiap hari terjadi, jika ada yang terkena OTT itu dianggap mereka yang sial saja. Semuanya sudah bebal,” ungkapnya saat dikonfirmasi JawaPos.com, Sabtu (21/7).

Fickar juga menyebut sesungguhnya Menkumham dan ditjen PAS pasti sudah mengetahui dan membaca modus suap menyiap yang terjadi di Lapas Sukamiskin. Namun, belum ada ketegasan yang ditanamkan untuk memecat penyelenggara negara yang melakukan korupsi, termasuk menteri jika memang terbukti terlibat.

“Menkumham dan Dirjen bisa membaca dan mengetahui modus. Namun, pengawasan dan ketegasan tidak memiliki daya dengan lansung memecat pejabat pelaku korupsi termasuk terhadap menterinya sendiri andaikan korupsi itu berujung ke atas,” jelasnya.

Dengan adanya kasus ini, Fickar berharap dapat membuka jaringan bisnis hotel di Lapas Sukamiskin yang pernah digerebak berkali-kali dan dibongkar saat zaman Presiden SBY.

“Jadi sangat logis jika pejabat atasan seperti Dirjen Pas dan menteri sebenarnya mengetahui. Karna itu jika dapat dibuktikan mereka menerima setoran, KPK harus menyeretnya juga dengan tuntutan pidana korupsi,” pungkasnya.

Sebelumnya, Tim Satgas Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi dikabarkan menangkap Kalapas Sukamiskin Wahid Husen pada Jumat (20/7) malam. Selain menangkap Wahid, tim KPK juga turut mengamankan lima orang pihak lain. Mereka antara lain terpidana kasus korupsi proyek satelit monitoring di Bakamla, Fahmi Darmawansyah dan istrinya, Inneke Koesherawati. Selain itu adapula Hendri (driver), Andri (Napi Tipikor tamping Fahmmi),  Dian Anggraini (istri Kalapas).

Editor : Kuswandi

Reporter : (ipp/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
Pakar Hukum: Suap Menyuap di Lapas Terjadi Setiap Hari