alexametrics
Kalapas Sukamiskin Ditangkap KPK

KPK Sebut Ada Sel yang Dikunci Dari Dalam dan Tak Bisa Dibuka

21 Juli 2018, 17:02:05 WIB

JawaPos.com – Dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK terhadap Kalapas Sukamiskin Bandung, Wahid Husen dan sejumlah terpidana korupsi, ada sejumlah hal yang ganjil saat tim Satgas Penindakan hendak melakukan penggeledehan ke sejumlah sel narapidana korupsi.

Adapun hal yang dirasa aneh yakni, tidak bisa dibukanya pintu sel oknum Napi yang menjadi target lembaga antirasuah.

“Tim dan sipir tidak bisa membuka karena diduga kunci sel dibawa pihak tersebut. Ada salah satu ruangan yang juga sulit dibuka karena dikunci dari dalam” terang juru bicara KPK Febri Diansyah, kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (21/7).

Penyidik KPK
Penyidik KPK saat sedang melakukan penggeledahan di kantor firma hukum Fredrich Yunadi (Ridwan/JawaPos.com)

Karena tak bisa membuka pintu sel, akhirnya tim KPK batal menggeledah ruangan sel tersebut. Berdasarkan informasi yang dihimpun, ruangan sel yang tidak bisa dibuka yakni milik terpidana Fuad Amin Imron, mantan Bupati Bangkalan, Madura, Jatim dan sel milik adik kandung mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, Tubagus Chairi Wardana. 

Namun, ketika ditanya lebih lanjut, apakah sel yang tida bisa dibuka dan dikunci dari dalam adalah sel milik keduanya, Febri belum mau mengungkapnya.

Sebelumnya, Tim Satgas Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi dikabarkan menangkap Kalapas Sukamiskin Wahid Husen pada Jumat (20/7) malam. Selain menangkap Wahid, tim KPK juga turut mengamankan lima orang pihak lain. Mereka antara lain terpidana kasus korupsi proyek satelit monitoring di Bakamla, Fahmi Darmawansyah. Selain itu adapula Hendri (driver), Andri (Napi Tipikor tamping Fahmmi), dan Dian Anggraini.

Tak hanya itu, tim juga turut mengamankan artis cantik Inneke Koesherawati. “Ya Inneke juga diamankan,” tutur sumber JawaPos.com.

Hal senada juga dibenarkan beberapa sumber JawaPos.com lain. “IK masih diperiksa,” tutur sumber JawaPos.com. Inneke, kata sumber tersebut, diduga turut mengetahui adanya OTT yang dilakukan KPK terhadap Fahmi suaminya.”Dia duga sebagai pemberi,” ungkap sumber tersebut.

Terkait adanya OTT Ini, Wakil Ketua KPK Laode M Syarief telah membenarkanya. Namun, dia enggan merinci siapa saja pihak yang diamankan dan terkait kasus apa sehingga Kalapas Sukamiskin dan beberapa pihak lain diamankan anggotanya.

“Betul ada kegiatan KPK di Lapas Sukamiskin,” kata Laode kepada wartawan.

Saat ini, para pihak yang tengah diamankan tengah menjalani pemeriksaan intensif dalam waktu 1×24 jam, sebelum ditentukan status hukumnya.

Editor : Kuswandi

Reporter : (ipp/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
KPK Sebut Ada  Sel yang Dikunci Dari Dalam dan Tak Bisa Dibuka