alexametrics

Bantah KKSB Papua, TNI Sebut Warga Nduga Antusias Ikut Pemilu

21 April 2019, 11:50:40 WIB

JawaPos.com – Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) mengklaim telah melumpukan 32 Distrik di Kapupaten Nduda, Papua. Mereka juga menyatakan tak ada pemilihan pada Pemilu, Rabu (17/4), kemarin.

Namun Kapemdam XVII/Cendrawasih Kolonel Infanteri Muhammad Aidi mengatakan itu semua adalah berita bohong alias hoax. Kenyataannya, pelaksanaan pemilu di Kabupaten Nduga berjalan dengan aman dan lancar.

Warga juga antusias mengikuti pesta demokrasi lima tahunan itu. “Warga sama sekali tidak terpengaruh terhadap ancaman dan intimidasi oleh gerombolan pemberontak, apalagi dengan berita-berita bohong yang selalu dihembuskan,” ujarnya melalui pesan singkat, Minggu (21/4).

Diketahui dalam laporannya, Panglima Daerah Bridjen Egianus Kogeya menyatakan bahwa juga terjadi kontak tembak antara pihaknya dan TNI-Polri pada saat pemilu kemarin. Aparat keamanan Indonesia diklaim terlebih dahulu mengeluarkan tembakan terhadap warga sipil pengungsian di Distrik Derakma Kabupaten Nduga. Satu orang warga disebut-sebut menjadi korban.

Egianus juga menyatakan, 32 distrik yang berhasil diduduki KKSB merupakan kemengan revolusi TPNPB Kodap III Ndugama dan kegagalan bagi pemerintah Indonesia.

“Kenyataannya bahwa dalam pelaksanaan pemilu hingga sekarang di Kabupaten Nduga tidak pernah ada kontak tembak, yang ada beberapa kali suara tembakan dari jarak jauh namun tidak kelihatan dari mana arahnya dan siapa pelakunya, karena yang melakukan gangguan tersebut adalah orang-orang pengecut,” tegas Aidi.

Dia menuturkan, setiap berita yang disebarkan KKSB selalu terbukti sebagai keterangan bohong dan hoax. Mulai dari geranat asap disebut bom kimia, Serangan udara dengan pesawat tempur dan lain-lain.

“Namun dasar manusia dajjal, gerombolan ini tidak pernah malu untuk berbohong tanpa didasari oleh data dan fakta yang bisa dipertanggungjawabkan,” singgungnya.

Sekadar informasi, pelaksanaan pemilu di Kabupaten Nduga dilaksanakan di 23 titik pemilihan. Adapun titik pelaksanaan pemilu di Nduga antara lain:

1. Distrik Mapemduma dan Distrik Kagayam dilaksanakan Di Distrik Krepkuri / Batas Batu

2. Distrik Mam, Mugi, Yal, Yigi, Nerkuri dilaksanakan di Distrik Embepen

3. Distrik Inikgal dilaksanakan di Kampung Bonboponime

4.. Distrik Mbua, Dal, Mbulmuyalma dilaksanakan di Habema Perbatasan Kabupaten Jaya wijaya dan Kabupaten Nduga

5. Sedangkan 19 distrik lainnya yang tidak termasuk dalam daerah konflik tetap dilaksanakan di tempat masing-masing.

Secara umum Pemilu di Papua dilaksanakan dengan sistem noken. Bamun untuk mewadahi hak pilih warga pendatang dan para ASN Kabupaten Nduga, dibuka juga TPS dengan sistem standar nasional.

Sabtu kemarin, logistik hasil perolehan suara Pilpres dan Pileg telah dikirim dari Nduga ke Hayapura menggunakan 2 unit helikopter.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Desyinta Nuraini