alexametrics

Bamsoet Minta Masyarakat Waspadai Obat-obatan Tiongkok

21 April 2018, 06:18:48 WIB

JawaPos.com – Kementerian Kesehatan serta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) diminta memberi perhatian khusus pada obat ilegal dari Tiongkok. Harus ada transparansi dan informasi memadai soal kandungan obat yang beredar di masyarakat.

Pernyataan tersebut dilontarkan Ketua DPR, Bambang Soesatyo terkait penyitaan 780 kemasan obat ilegal di Surabaya belum lama ini. Obat-obatan tanpa izin edar itu tidak dijual di apotek, melainkan di toko obat tradisional.

“Kementerian Kesehatan bersama dengan BPOM untuk melakukan penelitian dalam uji coba laboratorium terhadap obat-obatan ilegal tersebut. Tujuannya untuk mengetahui kandungan yang terdapat di dalam obat-obatan, serta menyampaikan hasil uji coba laboratorium kepada masyarakat secara transparan,” ujar Bamsoet di Jakarta, Jumat (20/4).

Obat-obatan
Ilustrasi (Pixabay)

Mantan Ketua Komisi Hukum DPR itu juga meminta BPOM memperketat pengawasan dan terus melakukan operasi rutin. “Guna meminimalisasi adanya pelanggaran dalam penjualan produk obat-obatan,” tegasnya.

Bamsoet juga mendorong dinas kesehatan di daerah menindak tegas pemilik toko-toko yang menjual obat-obatan ilegal. Misalnya, menutup tempat usaha ataupun mencabut izinnya.

“Tindak tegas agar ada efek jera di kalangan pemilik toko obat yang nakal,” harapnya.

Namun, Bamsoet juga mengharapkan peran serta masyarakat untuk tidak sembarangan membeli obat guna menekan penyebaran dan penggunaan obat ilegal.

“Agar masyarakat membeli obat di tempat pelayanan resmi seperti apotek, rumah sakit, puskesmas, dan klinik sehingga terhindar dari penyalahgunaan obat-obatan ilegal,” pungkasnya.

Editor : Fersita Felicia Facette

Reporter : (dna/ce1/JPC)


Close Ads
Bamsoet Minta Masyarakat Waspadai Obat-obatan Tiongkok