alexametrics

Calon Istri Teroris Sibolga Tewas Bunuh Diri

Telan Pembersih Lantai
21 Maret 2019, 15:50:01 WIB

JawaPos.com – Y alias Khodijah, perempuan yang akan dinikahi Abu Hamzah dan siap menjadi “pengantin” bom, memilih mengakhiri hidup dengan bunuh diri. Kemarin polisi mengungkapkan kronologi kematian perempuan asal Sibolga, Sumatera Utara, itu.

Berdasar keterangan kepolisian, Y bunuh diri dengan menelan cairan pembersih lantai. Selama ini, Y ditahan di Rutan Polda Metro Jaya. Saat itu, dia berkali-kali meminta izin ke toilet. Memang sel yang dihuni Y tidak memiliki toilet. Jarak antara sel dan toilet beberapa meter.

Petugas sempat curiga mengapa Y berkali-kali pergi ke toilet. Senin (14/3), Y mengalami sakit dengan gejala muntah-muntah. Dia dilarikan ke RS Polri Kramat Jati. Namun, tidak begitu lama dirawat, dia akhirnya meninggal dunia.

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menjelaskan bahwa saat Y sakit, petugas sudah memberikan pertolongan pertama. Namun, ternyata diperlukan penanganan medis. “Akhirnya, dirujuk ke RS Polri dan beberapa jam dirawat,” katanya.

Terkait penyebab kematiannya, telah dilakukan otopsi terhadap jenazah. Hasilnya, ada semacam zat kimia di dalam tubuhnya. “Namun, untuk lebih jelasnya, dokter yang menjelaskan,” terangnya kemarin.

Dokter forensik RS Polri Kramat Jati Asri menginformasikan bahwa di dalam lambung Y terdapat cairan asam klorida dengan kadar 8,5 persen. Asam klorida itulah yang membuat organ tubuh mengalami korosi.

“Di lambungnya terjadi kebocoran yang mengakibatkan pendarahan hebat,” tuturnya.

Kondisi itulah yang diduga membuat Y mengembuskan napas terakhir. Namun, tim belum mengetahui apa yang dikonsumsi Y hingga terdapat asam klorida di dalam tubuhnya. “Bagaimana zat itu masuk, kami tidak mengetahui,” ujarnya.

Kepala Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati Kombespol Edy Purnomo menuturkan, asam klorida itu merusak dari bagian mulut hingga ke lambung. “Dengan begitu, memang kemungkinan Y meminum sesuatu,” jelasnya.

Dia mengatakan, dalam kasus semacam itu, asam klorida mungkin bereaksi sehari atau dua hari. Berbeda halnya dengan racun yang bekerja hanya dalam hitungan jam. “Ini asam klorida yang mudah ditemukan di mana-mana. Contoh sederhananya biasanya pembersih,” ujarnya.

Dedi menambahkan, diduga Y melakukan bunuh diri karena anggota kelompok teroris memang biasanya memiliki keinginan untuk melakukan amaliyah. “Bom bunuh diri kan juga dilakukan istri AH,” katanya.

Peran Y yang lebih dalam dikuak Polri. Menurut dia, Y bersama AH berencana membuat bom mobil. Salah satu bukti yang ditemukan adalah bahan peledak seberat 300 kg. “Bom mobil ini rencananya dibuat dengan uang milik Y,” ujarnya.

Untuk mendapatkan modal pembuatan bom mobil, Y diduga akan menjual tanah dan rumahnya. Hasil penjualan itu digunakan untuk membeli mobil Kijang dan langsung menuju ke Sibolga. “Di Sibolga ini rencananya bom dirakit di mobil.” 

Editor : Ilham Safutra

Reporter : (idr/c6/git)

Copy Editor :

Calon Istri Teroris Sibolga Tewas Bunuh Diri