alexametrics

Pemerkosa Belasan Santriwati Meminta Maaf dan Keringanan Hukuman

21 Januari 2022, 18:13:42 WIB

JawaPos.com – Sidang kasus pemerkosaan belasan santri dengan terdakwa Herry Wirawan kembali bergulir dengan agenda pembacaan pleidoi atau pembelaan pada Kamis (20/1). Pria 36 tahun itu meminta keringanan hukuman kepada majelis hakim.

Persidangan yang digelar tertutup tersebut dilaksanakan secara hybrid. Herry Wirawan berada di Rutan Kebonwaru, Bandung, menyampaikan pleidoi secara daring kepada majelis hakim di Pengadilan Negeri (PN) Bandung.

Setelah sidang, kuasa hukum Herry, Ira Mambo, menyebut tidak bisa mengungkap secara detail isi dari pleidoi tersebut. Namun, dia memastikan semua berkaitan dengan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) mengenai hukuman mati dan kebiri hingga denda ratusan juta rupiah.

’’Karena itu dilarang oleh UU Peradilan Anak, dinyatakan hakim perkara ini tertutup, maka fakta persidangan tidak bisa diberikan, maupun keadaan terdakwa dan segala sesuatu menyangkut perkara ini,’’ kata Ira.

Ira menambahkan, dirinya tidak bisa menerangkan apa isi pembelaan. ’’Sebab, harus utuh menyeluruh. Intinya adalah kami memohonkan hukuman yang seadil-adilnya, spesifikasinya tentu kami tidak bisa uraikan dan terdakwa pun diberi kesempatan pembelaannya pribadi secara tersendiri,’’ lanjutnya.

Herry memerkosa puluhan santriwati asuhannya yang semuanya anak-anak. Dalam sidang tuntutan pekan lalu, JPU menuntut Herry divonis hukuman mati.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : azm/c17/ttg

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads