alexametrics

Segini Duit Lippo Grup untuk Perbaiki Citra Mahkamah Agung di Media

21 Januari 2019, 17:12:57 WIB

JawaPos.com – Direktur Konsultan Public Relation (PR) Lumbung Sejahtera Lestari, Cyrillus Irwanto Kerong mengaku pernah diminta oleh terdakwa Eddy Sindoro untuk membersihkan citra Nurhadi sewaktu menjabat Sekretaris Mahkamah Agung (MA). khususnya soal pemberitaan negatif di media massa.

Konsultan PR Lumbung Sejahtera Lestari diketahui biasanya dipakai oleh Lippo Group untuk memperkenalkan produk terbarunya ke media massa.

Sidang Lippo Grup
Sejumlah saksi dalam persidangan terdakwa Eddy Sindoro di PN Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (21/1) (Ridwan/JawaPos.com)

“Saya diminta bantu meluruskan pemberitaan. Kalau tidak salah, mengenai ruangan kerja Sekretaris MA yang beritanya berlebihan,” kata Cyrillus saat bersaksi untuk terdakwa Eddy Sindoro di PN Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (21/1).

Cyrillus juga menjelaskan, saat itu sedang ramai pemberitaan tentang ruang kerja Nurhadi yang sangat mewah. Karean itu, Eddy meminta agar pemberitaan itu cepat-cepat diralat. Atas permintaan itu, Cyrillus mengaku dibayar Rp 12 juta.

“Yang memberi uang tidak langsung Eddy. Melalui stafnya ada beberapa orang, termasuk Paul Montolalu,” jelas Cyrillus.

Sementara itu, dalam berkas acara pemeriksaan (BAP) disebutkan Cyrillus pernah diminta untuk memperbaiki citra negatif Nurhadi terkait pemberitaan soal pembagian suvenir iPod pada perkawinan anak Nurhadi. Dalam kasus itu Cyrillus kemudian dibayar Rp 16 juta.

Selain itu, Cyrillus pernah diminta membersihkan citra Nurhadi dalam kasus korupsi yang melibatkan panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Edy Nasution dan pegawai Lippo, Doddy Aryanto Supeno. Cyrillus mendapat bayaran Rp 20 juta.

Dalam kasus ini, Eddy Sindoro didakwa memberikan suap sebesar Rp 150 juta dan USD 50.000 kepada panitera PN Jakarta Pusat, Edy Nasution.

Pemberian suap bertujuan agar Edy dapat menunda proses pelaksanaan aanmaning (Pemberian Peringatan) terhadap PT Metropolitan Tirta Perdana (PT MTP). 

Suap itu juga merupakan pelicin agar Edy menerima pendaftaran peninjauan kembali (PK) PT Across Asia Limited (PT AAL) meskipun sudah melewati batas waktu yang ditentukan oleh undang-undang.

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Muhammad Ridwan

Segini Duit Lippo Grup untuk Perbaiki Citra Mahkamah Agung di Media