alexametrics

Pertimbangan Ditjen PAS untuk Keamanan Ahok Saat Keluar dari Penjara

21 Januari 2019, 16:02:02 WIB

JawaPos.com – Pada 24 Januari 2018 mendatang Basuki Tjahaja Purnama akan bebas dari penjara. Dalam proses bebas itu Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM (Ditjen Pas-Kemenkumham) mempertimbangkan untuk membuat pengamanan.

“Ini (persoalan keamanan) akan kita bahas di rapat pimpinan,” kata Kabag Humas Ditjen Pas Kemenkumham Ade Kusmanto kepada JawaPos.com, Senin (21/1).

Adanya bentuk pengamanan untuk pria yang biasa disapa Ahok itu, karena sebelumnya sejumlah sejawat dan pendukung dia akan membuat acara penyambutan khusus. Untuk menjaga ketertiban, Ditjen Pas Kemenkumham pun mempertimbangkan keamanan untuk Ahok. “Masih dalam pertimbangan dari segi keamanan dan ketertiban,” imbuhnya.

Ade Kusmanto mengaku belum mengetahui mantan gubernur DKI Jakarta itu keluar penjara mana. Apakah dari Mako Brimob atau Lapas Cipinang.

Setelah bebas murni, nanti Ahok tidak lagi berurusan dengan Kemenkumham. Artinya tidak dikenakan wajib lapor. Tentunya mantan bupati Belitung Timur bebas berkegiatan apa pun. “Enggak perlu wajib lapor. Silahkan saja jika mau keluar negeri,” jelasnya.

Diketahui, Ahok Ahok dinyatakan bersalah oleh majelis hakim karena terbukti melakukan penodaan agama dalam pidatonya di Kepulauan Seribu pada 2016. Hakim memvonis dia dengan hukuman 2 tahun penjara. Selama masa hukuman, Ahok selama ini kerap berada di rutan Mako Brimob.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : Muhammad Ridwan

Pertimbangan Ditjen PAS untuk Keamanan Ahok Saat Keluar dari Penjara