alexametrics

Neneng Rahmi Bersaksi dan Sebut Sekda Iwa Minta Uang RDTR Rp 1 Miliar

21 Januari 2019, 13:33:23 WIB

JawaPos.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Iwa Karniwa namanya kembali disebut dalam sidang kasus suap perizinan proyek Meikarta di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Senin (21/1). Dalam persidangan itu menyebut bahwa Iwa meminta uang Rp 1 miliar untuk proses pelancaran realiasi Rencana Detil Tata Ruang (RDTR).

Dalam kesaksian Neneng Rahmi selaku Kabid Tata Ruang Dinas PUPR Kabupaten Bekasi menyebut Iwa meminta uang Rp 1 miliar untuk proses RDTR. Namun Hendry Lincoln selalu Sekdisparbud Pora mengatakan adanya jalan keluar yakni melalui Provinsi Jawa Barat.

“Awalnya, Hendri menyampaikan karena proses berhenti kemudian ada link (peluang pengurusan) di Provinsi yakni kepada Iwa Karniwa melalui DPRD Kabupaten Bekasi,” kata Neneng Rahmi dalam kesaksiannya di PN Bandung, Senin (21/1).

Menurutnya, pertemuan dilakukan di rest area tol, namun Neneng tidak ingat KM dan lokasi tepatnya. Saat itu yang hadir diantaranya Hendry Lincoln, Sulaeman selaku anggota DPRD Kabupaten Bekasi, dan Iwa Karniwa. “Saya tidak terlibat langsung, namun pak Hendry bilang Sekda Provinsi Jabar (Iwa Karniwa) untuk proses RDTR ini meminta Rp 1 miliar,” ujarnya.

Kemudian Hendry mengatakan bawa uang Rp 1 miliar tersebut untuk Iwa Karniwa dan diusulkan untuk meminta kepada pihak Lippo (Meikarta). Kemudian diserahkan secara bertahap dan diiserahkan kepada pihak DPRD Kabupaten Bekasi Rp 400 juta. “Kemudian uang Rp 500 juta saya mintakan ke Meikarta jadi total Rp 900 juta. Teknis pemberiannya dua kali, via pak Hendry dan Sulaeman‎,” jelasnya.

Sedangkan sisa Rp 100 juta untuk tidak diberikan terlebih dahulu dengan alasan agar Pemerintah bisa merealisasikan soal RDTR tersebut. Itu atas perintah Hendry. “Jangan dipenuhi semua biar masih ada tanggungan jadi Rp 100 juta di akhir,” pungkansya.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Siti Fatonah

Neneng Rahmi Bersaksi dan Sebut Sekda Iwa Minta Uang RDTR Rp 1 Miliar