alexametrics

Pria Penuh Tato Ngaku Jadi Eksekutor Nikita Mirzani Gebukin Mami Isa

20 November 2020, 16:27:55 WIB

JawaPos.com – Devi, eksekutor yang menganiaya mantan manajer Lucinta Luna, Isa Zega, angkat bicara mengungkapkan hal yang sebenarnya terjadi. Dia mengakui kalau dirinya bersama salah seorang temannya bernama Arnold yang melakukan penganiayaan terhadap Mami Isa di sebuah kafe di Apartemen Kalibata City pada 3 November 2020.

Kedua eksekutor ini memiliki peran berbeda-beda. Arnold bertugas memukuli Isa Zega hingga menyebabkan bagian wajahnya terluka. Sementara Devi bertugas mengabadikannya dalam bentuk video untuk kemudian diserahkan kepada pihak pengorder sebagai bukti sudah melaksanakan tugas.

Devi mengaku dirinya melakukan aksi itu atas order dari orang suruhan Nikita Mirzani. Pernyataan itu berbeda dari kesaksian yang sempat diucapkannya di Mapolsek Pancoran, Jakarta Selatan sebelumnya. Di hadapan polisi, dia mengaku tersinggung kepada Isa Zega karena melihat Arnold dan dirinya dilihat dengan pandangan tidak enak. Mereka pun tersinggung hingga memukuli Isa Zega.

Kini dia mengakui kalau pernyataannya di hadapan penyidik ketika itu adalah keterangan bohong hanya untuk menutupi pihak pengorder. Dengan harapan pihak pengorder tetap memberikan bantuan kepada Arnold yang ditangkap saat menjalankan aksinya oleh petugas keamanan Kalibata City, dan langsung diserahkan kepada pihak berwajib. Namun sayangnya bantuan yang diharapkan tak kunjung diberikan. Devi pun kesal dan memilih untuk berkata jujur.

’’Aku menyampaikan ke orang suruhan Nikita, aku sudah melakukan tapi teman aku ditangkap. Aku nggak minta banyak, tolongnya makannya aja dibantu itu sudah cukup. Tetapi sampai saat ini nggak ada. Aku kesal sama Nikitanya,’’ ujar Devi.

Devi yang sempat berprofesi sebagai debt collector itu mengaku, dalam hati kecilnya tidak mau melakukan pekerjaan yang mencelakai orang lain. Namun mengingat tidak ada pekerjaan di tengah pandemi Covid-19, lantaran adanya larangan dari pemerintah untuk tidak melakukan penarikan kendaraan yang cicilannya nunggak, dia terpaksa melakukan pekerjaan itu. ’’Aku sebenarnya nggak mau melakukan itu tapi karena kebutuhan ya aku jalani,” ujar lelaki asal Ambon yang sekujur lengannya dipenuh tato itu.

Devi mengaku dana sektiar Rp 20 juta dari order itu dibayarkan secara cash oleh Hence. Sementara Hence sendiri menerima order ini Rp 25 juta dari seseorang berinisial T. Dan T ini kabarnya berprosesi sebagai EO (event organizer) yang menjadi perantara antara eksekutor dengan pihak Nikita Mirzani.

Isa Zega sendiri mengaku sudah memaafkan pihak eksekutor dan sudah berdamai dengan mereka. Dia hanya ingin mengejar otak di balik aksi penganiayaan yang dialaminya. Meski begitu perdamaian ini tidak lantas membuat Arnold keluar dari dalam tahanan. Dia sampai sekarang masih tetap mendekam di dalam tahanan Polsek Pancoran, Jakarta Selatan. (*)

 

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Dinarsa Kurniawan

Reporter : Abdul Rahman



Close Ads