alexametrics

Kasus Penembakan Ustad di Tangerang, Komisi III MInta Polisi Gercep

20 September 2021, 13:54:25 WIB

JawaPos.com – Seorang ustad atau pemuka agama bernama Arman (43) meninggal dunia setelah ditembak orang tak dikenal (OTK) di depan rumahnya di Kelurahan Kunciran, Kecamatan Cipondoh, Tangerang, Banten.

Menurut keterangan saksi, pelaku berjumlah dua orang dan sudah menunggu di halaman rumah korban. Penembakan itu terjadi setelah Ustad Arman pulang dari masjid usai melaksanakan salat Magrib. Setelah menembak korban, kedua pelaku pun langsung melarikan diri dan hingga saat ini belum ditemukan.

Berkaitan dengan kejadian ini, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mengecam aksi penembakan tersebut. Menurut Sahroni, penembakan yang dilakukan OTK tersebut sama saja dengan aksi teror, dan polisi harus mengusut kasus ini hingga tuntas.

“Turut berduka yang sedalam-dalamnya. Saya mengecam aksi penembakan yang dilakukan OTK kepada seorang ustad hingga meninggal dunia tersebut. Menurut saya kejadian ini sama saja dengan aksi teror dan setara dengan kejahatan teroris,” ujar Sahroni kepada wartawan, Senin (20/9).

Karena itu, Sahroni meminta polisi harus gerak cepat (gercep) dan sangat serius menyelidiki kasus ini. Jangan sampai tindakan teror semacam ini jadi kasus sekali lewat saja.

“Ditambah ini korbannya pemuka agama yang merupakan entitas penting dalam kehidupan sosial masyarakat. Apapun levelnya, pemuka agama itu orang penting yang harus dihormati dan dijaga,” katanya.

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Gunawan Wibisono

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads