alexametrics

Kalapas Benarkan Fredrich Pegang HP, Anak Buah Yasonna Bilang Begini

20 September 2020, 20:44:41 WIB

JawaPos.com – Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kementerian Hukum dan HAM mengaku telah memeriksa terpidana kasus merintangi penyidikan KPK, Fredrich Yunadi. Pemeriksaan itu dilakukan terkait dugaan penggunaan telepon genggam di dalam Lapas.

Saat ini Fredrich yang merupakan mantan pengacara Setya Novanto itu sedang menjalani masa hukuman tujuh tahun dan enam bulan penjara di Lapas Cipinang, Jakarta Timur.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Ditjen Pas, Rika Aprianti menyampaikan, setelah mendalami temuan pemakaian telepon genggam, Fredrich mengklaim nomornya sudah tidak lagi aktif semenjak ditangkap KPK.

“Itu nomer lama Fredrich dan sudah tidak digunakan sejak dia ditangkap,” kata Rika kepada JawaPos.com, Minggu (20/9).

Menurutnya, Fredrich pun telah membuat surat pernyataan dihadapan Kepala Lapas Cipinang. Dalam surat pernyataan itu, Fredrich menegaskan sejak ditahan oleh penyidik KPK pada 12 Januari 2018 sudah tidak lagi menggunakan alat komunikasi, serta media sosial.

Fredrich dalam surat pernyataannya menyebut, bahwa nomor handphone saya 0816979888, 0811143168, 08119376888 nomor telepon tersebut telah dikembalikan masing-masing provider yakni Indosat dan Telkomsel.

“Jika dikemudian dari nomor tersebut aktif dan digunakan oleh pemilik baru, itu di luar tanggung jawab saya. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan cara menelpon secara langsung nomor tersebut,” ujar Fredrich dalam surat pernyataan.

Fredrich pun menegaskan, yang mana dahulu menyimpan nomornya tentu akan keluar catatan sesuai dengan namanya. “Hal tersebut bukanlah saya,” cetus Fredrich.

Sebelumnya, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Cipinang, Toni Nainggolan membenarkan terpidana kasus perintangan penyidikan KPK, Fredrich Yunadi diduga menggunakan telepon genggam dari dalam Lapas.

“Benar, ini sedang kami dalami,” kata Toni kepada JawaPos.com, Minggu (20/9).

Toni meminta publik untuk bersabar terkait penggunaan telepon genggam oleh mantan pengacara Setya Novanto itu. Pihaknya pun turut mendalami kapan Fredrich terakhir menggunakan telepon genggam dari dalam Lapas.

“Ini juga masih kita dalami,” cetusnya.

Untuk diketahui, dugaan penggunaan telepon genggam oleh Fredrich Yunadi diketahui lantaran menggunakan aplikasi telegram pada Sabtu (19/9) pukul 12.27 WIB.
Ditjen PAS menyatakan akan menindaklanjuti soal dugaan temuan pemakaian telepon genggam oleh Fredrich Yunadi di dalam Lapas. Terlebih, dia belum bebas dari masa hukuman pidana.

“Jadi kami akan cek (dugaan penggunaan telepon genggam Fredrich Yunadi,” tegas Kabag Humas dan Protokol Ditjen PAS, Rika Aprianti, Sabtu (19/9).

Untuk diketahui, Fredrich Yunadi ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cipinang, Jakarta Timur. Fredrich sebagai pengacara mantan Ketua DPR Setya Novanto dinilai terbukti memberikan saran agar Setya Novanto tidak perlu datang memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kala itu, Fredrich meminta kepada Setya Novanto untuk menyampaikan bahwa proses pemanggilan terhadap anggota DPR harus ada izin dari Presiden, selain itu melakukan uji materi (judicial review) ke Mahkamah Konstitusi (MK).
Fredrich Yunadi menjalani kurungan penjara selama 7,5 tahun dan denda sebesar Rp 500 juta subsidair 8 bulan kurungan. Ini setelah Mahkamah Agung (MA) memperberat vonis Fredrich.

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Muhammad Ridwan



Close Ads