alexametrics

Kasus Korupsi Tanah Munjul, KPK Telusuri Aset Tersangka Rudy Hartono

20 Agustus 2021, 11:10:25 WIB

JawaPos.com – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri aset-aset milik Direktur PT Aldira Berkah Abadi Makmur, Rudy Hartono Iskandar yang merupakan tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan tanah di Munjul, Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta timur tahun 2019. Penelusuran aset-aset tersebut dilakukan tim penyidik saat memeriksa seorang swasta bernama Dewi, pada Kamis (19/8) kemarin.

“Dewi (swasta) dikonfirmasi antara lain terkait dugaan kepemilikan berbagai aset dari tersangka RHI (Rudy Hartono Iskandar),” kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Jumat (20/8).

Selain Dewi, tim penyidik juga memeriksa pihak swasta lainnya bernama, Farid Ridwan. Dalam pemeriksaan tersebut, tim penyidik mencecar Farid terkait proses penghitungan appraisal pengadaan tanah Munjul.

“Farid Ridwan didalami pengetahuannya antara lain terkait proses penghitungan appraisal untuk pengadaan tanah di Munjul, Cipayung,” ujar Ali.

Perkara ini telah menjerat lima pihak sebagai tersangka. Mereka antara lain mantan Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Umum Daerah (Prumda) Pembangunan Sarana Jaya, Yoory C Pinontoan; Diretur PT. Adonara Propertindo, Tommy Adrian; Wakil Direktur PT. Adonara Propertindo, Anja Runtunewe dan juga menetapkan PT Adonara Propertindo sebagai tersangka korporasi. Serta Direktur PT. Aldira Berkah Abadi Makmur (ABAM) Rudy Hartono Iskandar.

Kasus ini bermula dari adanya kesepakatan penandatanganan Pengikatan Akta Perjanjian Jual Beli di hadapan notaris yang berlangsung di Kantor Perusahaan Daerah Pembangunan Sarana di hadapan notaris antara pihak pembeli yakni Yoory C Pinontoan selaku Dirut dari Perusahaan Umum Daerah Pembangunan Sarana Jaya dengan pihak penjual yaitu Anja Runtunewe. Hal ini berlangsung pada 8 April 2019.

Editor : Kuswandi

Reporter : Muhammad Ridwan

Saksikan video menarik berikut ini: