alexametrics

Ketika Hilangnya KM Mina, Kapal Tenggelam Sisakan Anjungan dan Haluan

20 Agustus 2019, 17:18:44 WIB

JawaPos.com – KRI Teluk Lada 521 mengerahkan tim pemeriksa untuk memastikan kondisi anak buah kapal (ABK) yang masih terjebak di KM Mina Sejati. Tim itu bergerak dengan menggunakan kapal kecil kemarin (19/8). Namun, sesampai di kapal tersebut, mereka tidak menemukan seorang pun ABK. Kondisi kapal juga sudah nyaris tenggelam.

Menurut Kepala Dinas Penerangan TNI-AL (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI M. Zaenal, laporan terakhir yang diterima Mabes TNI-AL menyebutkan, KM Mina Sejati menyisakan anjungan dan haluan di atas permukaan laut. Bagian lain kapal itu sudah hilang. ”Tujuh puluh lima persen tenggelam,” jelasnya kemarin.

Sebelum mengirimkan tim pemeriksa, berdasar informasi ABK yang selamat, masih ada 18 ABK lain di dalam kapal tersebut termasuk tiga orang ABK yang diduga sebagai pelaku pembajakan. Namun, saat tim pemeriksa sampai, sama sekali tidak ada ABK. Zaenal menjelaskan, tim pemeriksa langsung bergegas kembali untuk membawa ABK yang selamat ke pangkalan TNI-AL di Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku. ”Besok (hari ini, Red) mungkin sudah sampai,” imbuhnya.

Zaenal menjelaskan, instansinya turut serta mengirimkan tim lantaran mendapat kabar bahwa ada insiden perkelahian di atas KM Mina Sejati. Dari informasi awal, diketahui ada 36 ABK di atas kapal tersebut. Tiga di antaranya disebut ”membajak” kapal dan membunuh lima ABK. ”Melihat hal itu, 13 orang berusaha menyelamatkan diri dengan terjun ke laut. Namun, dua orang meninggal,” paparnya.

Seluruhnya lantas dievakuasi ke KM Samudera Gemilang. Setelah memastikan tidak ada lagi ABK di atas KM Mina Senjati, tim pemeriksa langsung membawa sebelas ABK selamat dan dua jenazah tersebut ke KRI Teluk Lada 521 menuju Pangkalan TNI-AL di Dobo. ”Untuk pemeriksaan dan pendalaman guna mengungkap kejadian yang sebenarnya,” terangnya.

Sebelumnya, KRI Teluk Lada 521 mendekati dan berupaya berkomunikasi dengan KM Mina Sejati yang diduga dibajak di Perairan Dobo. Mereka bergerak atas perintah Panglima Komando Armada III Laksamana Muda TNI I N. G. Ariawan. Perintah itu diberikan setelah Komando Armada III menerima laporan dari Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut X Ambon bahwa telah terjadi pembajakan di KM Mina Sejati.

KRI Teluk Lada 521 yang paling dekat dengan lokasi kejadian lantas meluncur. ”Bergerak menuju lokasi pada 18 Agustus 2019 pukul 07.00 WIT,” terang Zaenal. Sempat berusaha dikontak melalui radio, KM Mina Sejati tidak merespons.

KRI Teluk Lada 521 kemudian mengirimkan tim untuk memeriksa kondisi dan situasi yang terjadi di atas kapal tersebut. Hasilnya, lanjut dia, sesuai dengan laporan terakhir yang diterima, tak ditemukan siapa pun.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : syn/c22/ayi



Close Ads