JawaPos Radar | Iklan Jitu

WAJIB DIKETAHUI, Ini Trik Komplotan Gendam Saat Menghipnotis Korbannya

20 Juni 2017, 23:24:06 WIB | Editor: Dimas Ryandi
WAJIB DIKETAHUI, Ini Trik Komplotan Gendam Saat Menghipnotis Korbannya
()
Share this

JawaPos.com - Dua komplotan gendam yang ditangkap di Surabaya, Azim Arison dan Dedi Samsudi begitu jeli memanfaatkan kondisi psikologis korban. 

Karena itu, setiap menjalankan operasinya, pelaku selalu berpenampilan rapi, tujuanya agar meyakinkan korban. Tak hanya itu, mereka juga mengaku berasal dari luar negeri.

"Mereka ngaku berasal dari Brunei Darussalam dan punya bekal kitab dari Istanbul," terang Kanitreskrim Polsek Tegalsari Iptu Zainal Abidin kepada JawaPos.com. 

Para pelaku tersebut mencari korban yang memakai perhiasan dan membawa handphone bagus.

Abidin memaparkan, awalnya pelaku memperkenalkan diri. Setelah menunjukkan kitab yang dibawa, mereka mengaku hisa melihat aura korban. 

Mereka kemudian berpura-pura menerawang kondisi kesehatan korban. Setelah itu, pelaku mengeluarkan jurus berikutnya dengan menakut-nakuti dengan mengatakan bahwa korban punya penyakit kronis. 

Mereka lantas menawarkan untuk menyembuhkan penyakit itu dengan media telur. "Sebelumnya pelaku sudah memasukkan jarum ke dalam telur," tambah Abidin

Agar penyakitnya sembuh total, korban diminta untuk menyerahkan seluruh hartanya mulai dari ATM plus PIN, perhiasan, hingga handphone. Harta-harya tersebut ibarat penyucian agar penyakit terangkat. 

Barang-barang tersebut lantas dibungkus dengan tisu dan diletakkan di dalam tas warna coklat. Selanjutnya korban disuruh ke kamar mandi untuk memecahkan telur yang tadi diberikan oleh pelaku. 

"Saat dipecahkan korban melihat jarum. Mereka dihipnotis seolah-olah jarum itu adalah teluh, padahal pelaku sengaja memasukkannya lebih dulu," ucap mantan Kanitreskrim Polsek Gayungan tersebut.

Korban baru tersadar saat pelaku sudah pergi jauh. Saat sadar kondisi mereka linglung dan tak tahu ke mana perhiasan yang dikenakan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Polsek Tegalsari berhasil membekuk dua dari tiga orang kawanan gendam yang beraksi lintas kota. 

Selama ini mereka beroperasi di pusat perbelanjaan dan menyasar wanita. Sudah 13 lokasi di Jakarta, Malang, dan Surabaya yang pernah dipakai sebagai wilayah operasi. (did/JPG)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up