JawaPos Radar

Nasdem: Rakyat Bisa Marah atas Pertanyaan 'Negara Cebong' Ahmad Dhani

19/10/2018, 19:00 WIB | Editor: Estu Suryowati
Nasdem: Rakyat Bisa Marah atas Pertanyaan 'Negara Cebong' Ahmad Dhani
Ahmad Dhani mendatangi Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (19/10). (FEDRIK TARIGAN/ JAWA POS)
Share this

JawaPos.com - Politikus Partai Gerindra Ahmad Dhani menunjukkan kekesalannya usai ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan pencemaran nama baik, dengan mempertanyakan dasar negara Indonesia. Pentolan grup band Dewa 19 itu mempertanyakan, Indonesia ini negara Pancasila ataukah negara cebong.

Menanggapi respons Ahmad Dhani yang seperti itu, Sekretaris Jenderal Partai Nasdem Johnny G Plate ‎mengaku prihatin. Johnny pun menegaskan Indonesia adalah negara Pancasila.

"Negara kita ini NKRI berdasarkan Pancasila sebagai ideologi. Negara bermoto Bhinneka Tunggal Ika dan bentuk negaranya kesatuan," ujar Johnny di Posko Rumah Cemara, Jakarta, Jumat (19/10).

Nasdem: Rakyat Bisa Marah atas Pertanyaan 'Negara Cebong' Ahmad Dhani
Ahmad Dhani tak kuasa menahan amarahnya ketika tahu penetapan statusnya sebagai tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik. (Fedrik Tarigan/Jawa Pos)

Anggota Komisi XI DPR itu yakin masyarakat akan marah jika negara yang mereka cintai disebut demikian oleh Ahmad Dhani. "Yang tersinggung itu rakyat Indonesia karena negara kita bukan negara cebong," tegasnya.

Sebelumnya Polda Jawa Timur ‎telah menetapkan Ahmad Dhani sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik. Ahmad Dhani pun berang setelah tahu dirinya kini menyandang status sebagai tersangka.

Dhani heran kebenciannya pada suatu hal yang buruk dinilai menyalahi aturan. Menurutnya, negara tak boleh melarang warganya membenci hal yang buruk. Sehingga dia mempertanyakan apakah Indonesia negara Pancasila atau negara cebong.

"Kok dilarang membenci sesuatu yang buruk? Ini negara cebong atau negara Pancasila?" tanya Ahmad Dhani.

Ia mengaku heran, kata 'idiot' yang dilontarkannya kepada sejumlah massa Koalisi Bela NKRI yang menghadangnya dapat menyeretnya menjadi tersangka. Dhani merasa hal tersebut merupakan bentuk kriminalisasi terhadap dirinya.

Ahmad Dhani ditetapkan sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik. Peningkatan status perkara dilakukan setelah sejumlah saksi dan ahli diperiksa.

Ujaran Dhani yang berujung pelaporan pencemaran nama baik ini sempat dilontarkannya dalam video di Facebook. Saat itu, Dhani yang hendak mengikuti deklarasi #2019GantiPresiden dihadang oleh sejumlah massa Koalisi Bela NKRI. Dalam videonya, Dhani diduga menyebut orang-orang yang menghadangnya idiot.‎

(ce1/gwn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up