JawaPos Radar

Hampir 12 Jam, Istri Siri Irwandi Masih Jalani Pemeriksaan di KPK

19/10/2018, 23:15 WIB | Editor: Dimas Ryandi
Fenny Steffy Burase
Fenny Steffy Burase yang merupakan istri siri Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf diperiksa KPK hampir 12 jam oleh penyidik KPK. (ismail/Indopos)
Share this

JawaPos.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih memeriksa Fenny Steffy Burase sebagai saksi kasus dugaan suap Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf. Namun, sudah hampir 12  jam proses pemeriksaan dijalani oleh Steffy masih belum selesai.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, istri siri Irwandi ini diperiksa terkait kasus yang dialami oleh pasanganya. Dalam pemeriksaan itu, penyidik mencecar dugaan penerimaan aliran dana dalam kasus ini.

"Penyidik mendalami dugaan penerimaan uang dan hubungan antara Steffy dengan tersangka IY (Irwandi Yusuf)," ujar Febri di gedung Merah Putih KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat malam (19/10).

Lebih lanjut, mantan aktivis Indonesia Coruption Watch (ICW) itu mengaku pihaknya mengonfirmasi sejumlah komunikasi yang dilakukan para pihak terkait perkara ini. Selain itu, lembaga yang digawangi Agus Rahardjo cs ini juga mendalami soal hubungan keduanya untuk menelusuri dugaan pengaruh yang bersangkutan terhadap para pejabat dan proyek di Aceh.

"Hubungan tersebut perlu kami dalami untuk memastikan dugaan pengaruh terhadap pejabat-pejabat dan proyek di Aceh," imbuhnya.

Sekadar infromasi, Steffy tidak memenuhi panggilan KPK pada Kamis (18/10) dengan alasan melakukan pemeriksaan ke dokter. Steffy sendiri ialah panitia Aceh Marathon International yang seharusnya berlangsung di Sabang pada 29 Juli 2018. 

Steffy juga sudah dicegah bepergian keluar negeri sejak 7 Juli 2018 selama enam bulan. Selain mantan model asal Manado itu, KPK juga memeriksa tiga orang lainnya yakni Nizarli, Rizal Aswandi, dan Teuku Fadhilatul Amri.

Diketahui pada sidang praperadilan yang diajukan Irwandi Yusuf di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan pada Rabu (17/10), KPK dalam jawaban praperadilan mengungkapkan bahwa Steffy dan Irwandi telah menikah siri pada 8 Desember 2017 lalu. Namun, Irwandi dan Steffy membantah telah menikah siri dengan Steffy.

"Hampir tetapi tidak jadi," ucap Irwandi usai diperiksa di gedung KPK, Jakarta, Rabu (17/10).

"Saya dekat dengan Pak Irwandi, benar, tapi tidak ada pernikahan atau mungkin belum ada pernikahan," ujar Steffy di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

Untuk diketahui, kasus ini bermula saat Bupati Bener Meriah, Ahmadi diduga memberikan uang kepada Gubernur Aceh Irwandi Yusuf sebesar Rp 500 juta bagian dari Rp 1,5 miliar yang diminta Gubernur Aceh terkait fee ijon proyek-proyek pembangunan insfrastruktur yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) pada provinsi Aceh tahun anggaran 2018.

Diduga pemberian tersebut merupakan bagian dari komitmen fee 8 persen yang menjadi bagian untuk pejabat di Pemerintah Aceh dari setiap proyek yang dibiayai dari DOKA. 

Pemberian kepada Gubernur dilakukan melalui orang-orang dekat Gubernur Aceh dan Bupati Bener Meriah yang bertindak sebagai perantara. Dalam kegiatan ini lembaga antirasuah mengamankan beberapa bukti diantaranya uang sebesar Rp 50 juta, bukti perbankan dan catatan proyek.

Sebagai pihak yang diduga menerima Irwandi Yusuf, Hendri Yuzal, dan Syaiful Bahri disangkakan melanggar pasal 12 huruf a atau huruf b atau pasal 11 UU 31/1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana diubah dengan UU 20/2001 juncto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. 

Sebagai pihak diduga pemberi Ahmadi disangkakan melanggar pasal 5 ayat 1 huruf atau huruf b atau pasal 13 UU 32/1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana diubah dengan UU 20/2001.

(ipp/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up