alexametrics

Akhirnya Garuda Indonesia-Rius Vernandes Sepakat Berdamai

19 Juli 2019, 10:53:08 WIB

JawaPos.com – Kasus vlogger Rius Vernandes dengan maskapai Garuda Indonesia akhirnya berujung damai. Dimediasi pengacara Hotman Paris Hutapea, kedua belah pihak sepakat menyudahi laporan polisi yang sebelumnya dilayangkan oleh Serikat Pekerja Garuda (Sekarga).

“Pagi ini kami telah mencapai kesepakatan untuk menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan,” ujar Ketua Harian Sekarga Tomy Tampatty dalam konferensi pers di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (19/7).

Kata damai itu dicapai tidak terlepas dari pertemuan yang dimediasi oleh pengacara kondang Hotman Paris Hutapea. Selain dihadiri oleh kedua belah pihak, pertemuan itu turut dihadiri juga oleh Ketua Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi.

Tomy menyebut, perdamaian itu atas rekomendasi Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau Ari Askhara. Dalam poin yang ditekennya yakni menjaga semangat kebersamaan Garuda Indonesia sebagai aset bangsa.

Tomy menyampaikan permintaan maaf dari pihak Garuda Indonesai, apabila perkara itu sempat menjadi viral di media massa. “Pada kesempatan ini kami juga sampaikan Garuda terbuka terhadap kritik karena kritik itu bagian untuk menjaga Gaduda itu sendiri,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Dirut Garuda Indonesia Ari Askhara memastikan laporan polisi kepada Rius akan dicabut hari ini. Kesepakatan damai itu telah dituangkan dalam surat perjanjian yang ditandatangani oleh pihak-pihak yang berperkara.

“Tadi pagi sudah ditandatangani oleh Serikat dan Mas Rius dan disaksikan oleh saya, Pak Abraham, dan Pak Hotman,” ungkap Ari.

“Mudah-mudahan ini menjadi satu momentum negara ini butuh persatuan dan kita semua harus bekerja untuk menjaga kesatuan dari semua perbedaan,” lanjutnya.

Sementara itu, Hotman mengatakan, semula dia dipanggil Garuda Indonesia untuk membantu menyelesaikan ini. Namun Hotman menolak jika ditunjuk sebagai kuasa hukum. Dia memilih menjadi mediator.

Sementara itu, Rius yang turut hadir dalam pertemuan itu juga berterima kasih atas pencabutan laporan itu. Mulai saat ini dia sudah tidak mau membahas masalah tersebut. Memutuskan untuk saling memaafkan dan bergandengan tangan kembali.

“Pastinya, massa lalu sudah kita lupakan dan kita sudah saling memaafkan,” ucapnya.

Meski pernah dipolisikan pihak Garuda Indonesia, namun dia tidak kapok untuk terbang dengan maksapai plat merah tersebut. “Ke depannya saya akan terus terbang bersama Garuda, pastinya. Kita sama-sama meningkatkan citra Garuda Indonesia. Garuda milik bangsa,” tegasnya.

Perdamaian ini ditandai dengan berjabat tangan semua pihak. Baik Rius, Garuda Indonesia, dan Sekarga. Sebagai kenang-kenangan, Rius dihadiahi sebuah miniatur pesawat Garuda Indonesia.

Tulus Abadi berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Mengingat konsumen dan pelaku usaha memiliki ikatan yang tidak terpisahkan.

“Diharapkan ke depan tidak ada lagi tuntutan-tuntutan konsumen. Dan konsumen juga semakin cerdas untuk mengkritik pelaku usaha, yang kritis sehingga tidak menimbulkan suatu kegaduhan,” tutupnya.

Sebelumnya, Rius Vernandes dalam akun instagramnya mem-posting menu tulisan tangan yang dalam keterangannya disebutkan itu milik maskapai Garuda. Menu tulisan itu untuk penerbangan kelas bisnis rute Sydney-Denpasar. Unggahan itu lantas viral di media sosial (medsos).

“Menu yang dibagiin tadi di Business Class @garuda.indonesia dari Sydney-Denpasar. Menunya masih dalam proses percetakan Pak,” tulis akun @rius.vernandes.

Lantas kabar itu dibantah pihak Garuda. Mereka menyatakan kertas yang diunggah Rius bukan untuk disebar ke penumpang. Melainkan catatan awak kabin yang tidak untuk konsumsi publik.

“Dapat kami sampaikan bahwa ini bukan kartu menu untuk penumpang, melainkan catatan pribadi awak kabin yang tidak untuk disebarluaskan. Terima kasih,” tulis akun garuda dalam akun twiterrnya @IndonesiaGaruda, Sabtu, (13/07).

Pasca tersebarnya menu makanan dalam bentuk kertas, Sekarga memutuskan mengambil langkah hukum terhadap dua Youtubers Rius Vernandes dan Elwiyana Monica. Adanya laporan polisi ini telah dibenarkan oleh Kapolres Bandara Soekarno Hatta, Komisiaris Besar Polisi Victor Togi Tambunan.

Mereka dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik setelah mengunggah foto kartu menu kelas bisnis pesawat Garuda yang hanya ditulis tangan di Instastory akun Instagram @rius.vernandes pada Sabtu (13/7).

Editor : Ilham Safutra

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads