alexametrics

UAS Ditolak Masuk, ini Deretan Koruptor yang Bersembunyi di Singapura

19 Mei 2022, 15:54:01 WIB

JawaPos.com – Penolakan Ustad Abdul Somad (UAS) masuk wilayah Singapura belakangan ini tengah menjadi perbincangan hangat. Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin meminta Singapura untuk bisa bersikap adil, dengan juga mengusir tersangka korupsi yang bersembunyi di Singapura.

Terlebih Indonesia dengan Singapura telah melakukan perjanjian ekstradisi. Perpanjian ini merupakan perjanjian bilateral antara Indonesia-Singapura terkait penyerahan seseorang yang disangka atau dipidana karena melakukan suatu tindak pidana oleh suatu negara, kepada negara yang meminta penyerahan.

“Kami ingin otoritas singapura bisa berlaku adil dan berkomitmen memenuhi perjanjian ekstradisi terhadap para pelaku korupsi dan asetnya yang disimpan di sana. Jangan menerapkan standar ganda dalam memperlakukan pengunjung WNI dengan penilaian yang tidak adil,” ucap Sultan kepada wartawan, Rabu (18/5) kemarin.

Bahkan, Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron beberapa waktu lalu menyampaikan, Singapura menjadi negara terfavorit bagi pelaku korupsi untuk bersembunyi. Tidak hanya satu pelaku korupsi yang buron di Singapura, tapi ada beberapa orang yang hingga kini masih buron dan diduga bersembunyi di Singapura.

Berikut daftar buron koruptor yang diduga masih dan pernah bersembunyi di Singapura, dirangkum JawaPos.com.

1. Harun Masiku

Harun Masiku adalah mantan calon legislatif PDI Perjuangan, dia merupakan tersangka kasus dugaan suap pengurusan pergantian antarwaktu (PAW) Anggota DPR RI periode 2019-2024.

Harun diduga menyuap Komisioner KPU Wahyu Setiawan agar ditetapkan sebagai anggota DPR. Wahyu terbukti menerima suap Rp 600 juta dari Harun dan telah divonis 7 tahun penjara.

Informasi mengenai keberadaan Harun masih simpang siur hingga kini. Berdasarkan catatan Direktorat Jenderal Imigrasi Kemenkumham, Harun pergi ke Singapura pada 6 Januari 2020.

2. Paulus Tanos

Paulus Tanos merupakan tersangka kasus korupsi proyek pengadaan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP). Dia merupakan Direktur Utama PT Sandipala Arthaputra, perusahaan yang tergabung dalam Konsorsium Percetakan Negara Republik Indonesia (PNRI).

Dia diduga kabur dan tinggal di Singapura. KPK sudah beberapa kali memanggil untuk melakukan pemeriksaan namun hingga kini tak juga diindahkan.

3. Bambang Sutrisno

Bambang Sutrisno adalah mantan Komisaris Bank Surya yang telah divonis penjara seumur hidup oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Desember 2003. Bambang terbukti bersalah dalam kasus penyelewengan dana BLBI yang merugikan keuangan negara sebesar Rp 1,5 triliun.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Muhammad Ridwan

Saksikan video menarik berikut ini: