JawaPos Radar

Pak Kapolri, Kasus Kematian Adam Harus yang Terakhir di Akpol

19/05/2017, 15:28 WIB | Editor: Yusuf Asyari
Pak Kapolri, Kasus Kematian Adam Harus yang Terakhir di Akpol
Muhammad Adam, taruna Akpol yang tewas di tangan seniornya (Dok. JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Meninggalnya Mohammad Adam (21), taruna tingkat dua Akademi Kepolisian (Akpol) pada Kamis (18/5), harus menjadi peristiwa yang terakhir. Tidak perlu ada lagi kekerasan fisik dari senior terhadap junior hingga berujung kematian di akademi tersebut.

"Kami minta Pak Kapolri memastikan kejadian ini yang terkahir kali," tegas Anggota Komisi III DPR Arsul Sani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (19/5).

Kata dia, sejak reformasi, Kepolisian RI didesain menjadi polisi sopil. Karena itu, praktik-praktik yang mengarah ke kekerasan fisik harus segera dihentikan. Jika tidak, menurutnya, akan menjadi budaya yang sulit dihilangkan.

Kenyataannya, lanjut Arsul, di Akademi Militer, pendidikan dengan kekerasan seperti itu jarang lagi terdengar. Kalau pun ada, hanya latihan fisik dalam batas tertentu karena memang para prajurit TNI harus ditempa untuk siap menghadapi segala situasi demi mengamankan NKRI.

"Di Akmil saja sudah tidak terdengar kekerasan fisik, masa polisi yang sipil masih ada," pungkas legislator asal Jawa Tengah itu. (dna/JPG)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up