alexametrics

Kasus Proyek SPAM, KPK Panggil Pejabat PUPR

19 Maret 2019, 12:31:54 WIB

JawaPos.com –  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Sekretaris Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR T Iskandar, Selasa (19/3). Pemanggilan terkait kasus dugaan suap proyek sistem penyediaan air minum (SPAM). 

“Dipanggil sebagai saksi untuk tersangka ARE (Anggiat Partunggul Nahot Simaremare selaku Kasatker SPAM Strategis/PPK SPAM Lampung),” ucap juru bicara KPK Febri Diansyah.

Selain Iskandar, penyidik juga memanggil pihak swasta bernama Mohammad Hosen. Dia juga dipanggil sebagai saksi untuk Anggiat. Namun, Febri tak merinci informasi apa yang akan digali oleh lembaganya.

Yang pasti hingga saat ini sudah 59 orang PPK yang mengembalikan uang suap terkait proyek ini. 

“Proses penyidikan, KPK menemukan indikasi aliran suap ke 59 orang PPK proyek SPAM. Ada duit Rp Rp 22 miliar, USD 148.500, SGD 28.100, rumah dan emas batangan 500 gram yang telah disita KPK terkait kasus ini,” jelasnya.

Dalam kasus yang berawal dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK, ada delapan orang yang telah menjadi tersangka. Mereka berasal dari pihak swasta dan pejabat Kementerian PUPR.

Para tersangka yang diduga sebagai penerima ialah Anggiat selaku Kepala Satker SPAM Strategis/PPK SPAM Lampung. Dia diduga menerima Rp 350 juta dan USD 5.000 untuk pembangunan SPAM Lampung dan Rp 500 juta untuk pembangunan SPAM Umbulan 3 Jawa Timur, Meina Woro Kustinah selaku PPK SPAM Katulampa.

Dia diduga menerima Rp 1,42 miliar dan SGD 22.100 untuk SPAM Katulampa, Nazar selaku Kepala Satker SPAM Darurat. Dia diduga menerima Rp 2,9 miliar untuk pengadaan pipa HDPE di Bekasi dan Donggala, Palu, Sulteng dan Donny Sofyan Arifin selaku PPK SPAM Toba-1. Donny diduga menerima Rp 170 juta untuk pembangunan SPAM Toba-1.

Duit suap itu, menurut KPK, diduga diberikan oleh Budi Suharto, Dirut PT WKE; Lily Sundarsih, Direktur PT WKE; Irene Irma, Direktur PT TSP; dan Yuliana Enganita Dibyo, Direktur PT TSP. Keempatnya juga jadi tersangka.

KPK menduga suap itu ditujukan agar PT WKE dan PT TSP memenangkan proyek SPAM. Hasilnya, kedua perusahaan itu memenangi 12 proyek SPAM pada 2018 dengan nilai total Rp 429 miliar.

Editor : Imam Solehudin

Reporter : Intan Piliang



Close Ads
Kasus Proyek SPAM, KPK Panggil Pejabat PUPR