alexametrics
Sidang Kasus Suap Proyek Satelit Monitoring

Pejabat Bakamla Nofel Hasan Divonis Empat Tahun Penjara

19 Maret 2018, 16:05:07 WIB

JawaPos.com – Mantan Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi Badan Keamanan Laut (Bakamla) Nofel Hasan divonis bersalah oleh Majelis Hakim Tindak Pidana Korupsi. Ia divonis hukuman empat tahun penjara dengan denda Rp 200 juta subsider dua bulan penjara.

“Mengadili, menyatakan Nofel Hasan secara sah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama,” kata Ketua Majelis Hakim Diah Siti Basariah di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta Pusat, Senin (19/3).

Nofel divonis bersalah lantaran bersama dua pejabat Bakamla lainnya menerima uang SGD 104.500 dari Direktur PT Melati Technofo Indonesia dan PT Merial Esa Fahmi Darmawansyah.

Uang itu diberikan karena Nofel mengajukan proyek satelit monitoring yang kemudian masuk di dalam APBN-P 2016.

Dalam vonis Nofel tersebut, majelis hakim mempertimbangkan beberapa hal yang memberatkan dan meringankan vonis kepada Nofel. Pertimbangan yang memberatkan antara lain perbuatan yang dilakukannya tidak mendukung program pemberantasan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh pemerintah.

Sedangkan pertimbangan yang meringankan yakni, selama menjalani persidangan Nofel berlaku sopan, berterus terang, belum pernah dipidana, dan tidak berpenghasilan. Kondisi Nofel Hasan yang masih menjadi tulang punggung keluarga juga menjadi salah satu pertimbangan yang meringankan vonis.

“Pidana penjara selama empat tahun dan denda Rp 200 juta dengan ketentuan apabila tidak dibayarkan akan diganti menjadi pidana kurungan selama dua bulan,” jelas hakim.

Sementara itu, Nofel hasan mengaku menerima apa yang menjadi putusan majelis hakim.

“Setelah berkomunikasi dengan tim kuasa hukum, saya menerima hasil putusan,” ujar Nofel.

Berbeda halnya dengan jaksa penuntut umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang masih memikirkan vonis yang dijatuhkan majelis hakim terhadap Nofel Hasan.

“Terimakasih yang mulia, kita masih pikir-pikir, akan minta pertimbangan dari pimpinan KPK,” tukas jaksa KPK.

Pada perkara ini, Nofel Hasan terbukti melanggar Pasal 12 huruf b Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaiman diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Editor : Kuswandi

Reporter : (rdw/JPC)

Pejabat Bakamla Nofel Hasan Divonis Empat Tahun Penjara