alexametrics

Heru Hidayat Tak Divonis Mati, KY Pelototi Hakim yang Memegang Perkara

19 Januari 2022, 16:56:19 WIB

JawaPos.com – Komisi Yudisial (KY) mengimbau pihak-pihak untuk menghormati putusan hakim terhadap Komisaris PT. Trada Alam Minera (TRAM) Heru Hidayat, dalam kasus korupsi investasi keuangan PT. ASABRI. Sebab, Heru Hidayat divonis nihil atau lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yang meminta untuk memvonis mati.

“Komisi Yudisial menghimbau agar para pihak dan masyarakat menghormati putusan pengadilan yang telah dijatuhkan,” kata juru bicara KY, Miko Ginting dalam keterangannya, Rabu (19/1).

“Menghormati dalam arti, apabila dirasa tidak puas dengan substansi dari putusan tersebut, maka jalur yang tersedia adalah upaya hukum,” imbuhnya.

Miko menyampaikan, upaya hukum banding terbuka lebar apabila terdapat ketidakpuasan dalam putusan hakim terhadap Heru Hidayat. Menurutnya, Kejaksaan Agung sebagai pihak yang menangani perkara, tak dipermasalahkan jika ingin mengajukan upaya hukum banding.

“Saya kira Kejaksaan Agung dalam hal ini mewakili publik untuk melakukan atau tidak melakukan upaya hukum. Begitu juga, terdakwa dan penasehat hukumnya, juga dijamin haknya untuk mengajukan upaya hukum. Intinya, jalur untuk mengkontes substansi putusan adalah melalui upaya hukum,” imbau Miko.

Miko tak memungkiri, ada perdebatan hukum terkait apakah seseorang yang sebelumnya telah dijatuhi pidana seumur hidup harus tetap dicantumkan vonis yang sama, dalam hal ini seumur hidup juga atau tidak alias nihil. Dia mengutarakan, dalam KUHAP memang menyatakan suatu putusan harus memuat pemidanaan jika terdakwa dinyatakan bersalah.

Editor : Kuswandi

Reporter : Muhammad Ridwan

Saksikan video menarik berikut ini: