JawaPos Radar | Iklan Jitu

Jokowi Bebaskan Ba'asyir Tanpa Syarat, MUI Bilang Begini

19 Januari 2019, 17:37:32 WIB
Jokowi Bebaskan Ba'asyir Tanpa Syarat, MUI Bilang Begini
Pimpinan Jamaah Ansharut Tauhid Abu Bakar Ba'asyir akan bebas pada Kamis, 24 Januari 2019. (Dery Ridwansyah/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) memberikan apresiasi kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang telah mengambil kebijakan untuk membebaskan Ustad Abu Bakar Ba'asyir dari tahanan tanpa syarat.

Wakil Ketua Umum MUI, Zainut Tauhid Sa'adi‎, mengatakan pembebasan Ba'asyir merupakan langkah hukum yang sangat bijak dan mulia yang dikakukan oleh Presiden Jokowi.

"Kami meyakini setelah melalui proses pertimbangan yang panjang akhirnya Bapak Presiden memutuskan untuk segera membebaskan Ustadz Abu Bakar Ba'asyir dalam waktu dekat ini, untuk hal tersebut MUI mengucapkan syukur Alhamdulillah dengan keputusan tersebut," ujar Zainut dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Sabtu (19/1).

MUI berpendapat dengan dibebaskannya Abu Bakar Ba'asyir, hal ini menunjukkan bahwa pemerintah dalam menangani masalah terorisme senantiasa menjunjung tinggi prinsip perlindungan hak asasi manusia (HAM), dan menghormati harkat martabat kemanusiaan.

"Hal ini juga merujuk UU Nomor 5/2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme (UU Terorisme)," katanya.

MUI mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk tidak mengembangkan asumsi dan dugaan lain terkait dengan pembebasan tersebut. Pasalnya, menurut Zainut, hal itu bisa mengaburkan esensi hukum itu sendiri yaitu netral dan berpihak kepada nilai kemanusian dan keadilan.

MUI terus mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaannya terhadap bahaya terorisme, karena terorisme tidak pernah mati dan terus menjadi ancaman bagi kemanusiaan.

"Bukan saja ancaman terhadap keselamatan dan keutuhan bangsa Indonesia tetapi juga ancaman terhadap keselamatan dunia," pungkasnya.

Sebelumnya Pimpinan Jamaah Ansharut Tauhid Abu Bakar Ba'asyir dikabarkan akan bebas pada Kamis, 24 Januari 2019. Narapidana tindak pidana terorisme yang sebelumnya divonis 15 tahun penjara ini dibebaskan oleh Presiden Jokowi, dengan alasan kemanusiaan.

Kabar ini disampaikan oleh penasihat hukum Jokowi-Ma'ruf Amin, Yusril Izha Mahendra, ketika mengunjungi Lapas Gunung Sindur, tempat Ba'asyir ditahan.

"Hari ini saya ingin menyampaikan maksud dari Presiden Jokowi yang ingin membebaskan Abu Bakar Ba'asyir," kata Yusril.

Seperti diketahui, Ustad Ba'asyir yang kini berusia 80 tahun divonis 15 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dalam sidang yang digelar Juni 2011.

Ustad Ba'asyir dinyatakan terbukti merencanakan dan menggalang dana untuk pembiayaan pelatihan militer kelompok teroris yang mengadakan latihan bersenjata di Provinsi Nangroe Aceh Darussalam.

Editor           : Estu Suryowati
Reporter      : Gunawan Wibisono

Alur Cerita Berita

Abu Bakar Ba'asyir Batal Bebas, Keluarga Pasrah 19 Januari 2019, 17:37:32 WIB
Pekan Depan Abu Bakar Ba'asyir Bebas 19 Januari 2019, 17:37:32 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini