alexametrics

Diciduk KPK, Demokrat Bakal Pecat Bupati Pakpak Bharat

18 November 2018, 14:43:17 WIB

JawaPos.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan terhadap kepala daerah di daerah Sumatera Utara. Kali ini, Bupati Pakpak Bharat, Remigo Yolanda Berutu tertangkap lembaga antirasuah atas dugaan transaksi di proyek dinas Pekerjaan Umum (PU).

Imelda Sari selaku Ketua Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat membenarkan bahwa Remigo merupakan kader Partai Demokrat. Dia merupakan Ketua DPC Demokrat Provinsi Pakpak Barat.

“Peristiwa penangkapan tersebut kami ketahui dari media. Belum dapat laporan dari DPD Sumut, namun jika benar Bupati Pakpak Barat yang tertangkap OTT, tentu kami prihatin,” kata Imelda dalam keterangannya, Minggu (18/11).

Kendati begitu, Imelda menghormati proses hukum yang tengah dijalankan oleh lembaga yang diketuai Agus Raharjo tersebut. Partai berlambang mercy itu memastikan akan memberikan sanksi pemecatan kepada Remigo.

“Secara internal ada mekanisme partai yang ditanda tangani setiap kader yang maju pencalegan atau Pilkada terkait pakta integritas. Sanksi pemberhentian bisa dilakukan Dewan Kehormatan Partai jika seorang kader melakukan tindakan korupsi karena melanggar pakta integritas,” pungkasnya.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Jakarta dan Medan Sumatera Utara. Dalam operasi senyap tersebut tim juga mengamankan Bupati Pakpak Barat.

“Benar ada giat dini hari tadi di Medan dan Jakarta,” kata Ketua KPK Agus Raharjo saat dikonfirmasi, Minggu (18/11).

Agus menuturkan, tim telah mengamankan sedikitnya enam orang dalam giat yang dilakukan di Jakarta dan Medan. Bahkan Bupati Pakpak Barat berinisial R dan bawahannya juga turut diamankan.

“Ada unsur kepala daerah, kepala dinas setempat, PNS dan pihak swasta, dua orang diamankan di Jakarta dan empat orang di Medan,” ucapnya.

Saat ini para pihak yang diamankan telah dibawa ke markas KPK dan tengah menjalani pemeriksaan intensif 1×24 jam, guna ditentukan staatus hukumnya.

Editor : Kuswandi

Reporter : (aim/JPC)

Diciduk KPK, Demokrat Bakal Pecat Bupati Pakpak Bharat