alexametrics

Dituduh Kabur dari Penjara, Irwandi Cerita Perjalanannya ke Helsinki

18 Maret 2019, 17:01:23 WIB

JawaPos.com – Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf menceritakan kisahnya untuk bisa mendatangi perundingan damai kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di Helsinki, Finlandia. Kepada majelis hakim, ia mengaku merupakan satu-satunya orang Aceh yang dapat menghadiri perundingan tersebut.

Irwandi sempat menjalani hukuman karena diduga menjadi juru runding GAM. Hukuman itu diberikan karena pada saat itu dia merupakan anggota Palang Merah Internasional.

“Saya dikurung di Banda Aceh, tapi saya tidak menjalani 9 tahun. Baru 19 bulan penjara diterjang tsunami dan saya seorang dari 40 tahanan yang selamat,” kata Irwandi saat diperiksa sebagai terdakwa di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (18/3).

Saat tiba di Finlandia, kata Irwandi, dirinya sempat diperiksa oleh Uni Eropa karena diduga kabur dari penjara. Namun, Irwandi mengaku bukan kabur dari penjara melainkan selamat dari terjangan tsunami.

“Saya bilang saya tidak lari dari penjara, tapi penjara yang lari dari saya,” ucap Irwandi.

Irwandi kemudian berhasil menghadiri perundingan damai tersebut, dalam perundingan itu dia memberikan data-data tentang Aceh.

“Yang hadir ke Helsinki dari Aceh cuma saya. Setelah berhasil saya pulang untuk memimpin perundingan di Aceh,” pungkas Irwandi.

Dalam perkara ini, Irwandi didakwa menerima suap dari Bupati Bener Meriah Ahmadi sebesar Rp 1,05 miliar. Uang itu diberikan agar Irwandi menyerahkan proyek-proyek di Kabupaten Bener Meriah yang dibiayai Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) ke pengusaha-pengusaha asal Bener Meriah.

Jaksa juga mengatakan Irwandi telah menerima gratifikasi selama menjabat sebagai Gubernur Aceh periode 2017-2022 sebesar Rp 8,71 miliar. Jaksa pun mendakwa Irwandi karena telah menerima gratifikasi dari Board of Management PT Nindya Sejati sebesar Rp 32,45 miliar. 

Atas gratifikasi tersebut, Irwandi didakwa telah melanggar pasal 12 B Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sementara atas tindakan suap yang ia lakukan, jaksa mendakwa Irwandi dengan pasal 12 huruf a Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Muhammad Ridwan



Close Ads
Dituduh Kabur dari Penjara, Irwandi Cerita Perjalanannya ke Helsinki