alexametrics
Bank Swasta Alami Kerugian Rp 300 Juta

Beraksi Sendirian, Ramyadjie Priambodo Sudah 50 Kali Bobol ATM

18 Maret 2019, 16:30:11 WIB

JawaPos.com – Ramyadjie Priambodo alias RP kerabat jauh calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto ditangkap aparat kepolisian atas kasus dugaan pencurian atau skimming data nasabah milik salah satu bank swasta. Dari hasil penyelidikan polisi, ternyata pelaku beraksi sudah puluhan kali.

Hal itu diungkapkan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (18/3). Menurutnya, pelaku kini mendekam di balik jeruji besi Rutan Mapolda Metro Jaya.

“Setelah kita ungkap, semua bahwa pelaku ini sudah 50-an kali narik-narik ATM (tindak pidana skimming),” kata Argo.

Ramyadjie sendiri diciduk pada tanggal 26 Februari 2019 lalu di apartemen di bilangan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan. Dalam aksinya, kata Argo, Ramyadjie hanya beraksi seorang diri. “Cuma RP. Sudah ditahan dari tanggal 26,” katanya.

Akibat perbuatan RP, bank swasta yang jadi korbannya mengalami kerugian cukup besar yakni mencapai Rp 300 juta. Dari tangan pelaku, ada beberapa barang bukti yang disita, seperti satu masker, laptop, ponsel, sampai peralatan skimming.

Selain kabar penangkapan, beredar pula kabar bahwa uang hasil tindak pidana curian itu mengalir ke Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Namun hal itu langsung dibantah oleh Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad.

Dirinya membenarkan kabar penangkapan Adjie oleh Polda Metro Jaya. Kendati demikian, ia membantah jika Ramyadjie Priambodo merupakan keponakan dari Prabowo Subianto.

Dasco pun menegaskan bahwa Bendahara Tidar itu ditangkap atas tindak pidana murni dan tidak ada kaitannya dengan tim pemenangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

“Yang pertama, yang bersangkutan bukan keponakan langsung (Prabowo). Makanya tidak pakai Djojohadikusumo. Kedua, perbuatan itu murni hukum, tidak ada hubungan dengan Gerindra, atau BPN Prabowo-Sandi,” ujarnya saat dikonfirmasi JawaPos.com, Minggu (17/3).

Ihwal aliran dana hasil tindak kejahatan Adjie yang mengalir ke BPN Prabowo-Sandi, Dasco membantah keras. Ia menegaskan bahwa kabar itu bohong alias hoax. “Kabar berhubungan dengan aliran dana itu ke dana kampanye nggak ada. hoax semua itu,” tegasnya

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Desyinta Nuraini

Copy Editor :

Beraksi Sendirian, Ramyadjie Priambodo Sudah 50 Kali Bobol ATM