alexametrics

Bantah Pungli yang Dituding KY, PWTP: Turnamen Tenis Piala MA

17 September 2018, 18:30:24 WIB

JawaPos.com – Tudingan pungutan liar oleh salah satu Komisioner Komisi Yudisial (KY), Farid Wajdi ditepis oleh para hakim yang tergabung dalam Persatuan Warga Tenis Pengadilan (PWTP). Menurut mereka, uang anggaran untuk menyelenggarakan turnamen tenis Piala Mahkamah Agung (MA) pada 10-15 September 2018 di Bali lalu, bukan dari pungutan liar (pungli) melainkan dari hasil iuran.

Juru bicara PWTP Suhardi mengatakan, turnamen tenis tersebut diselenggarakan atas hasil iuran anggota PWTP di masing masing wilayah. Para anggota PWTP per bulannya bersedia membayar Rp 120 ribu baik di tingkat di pusat maupun daerah. Ketentuan tersebut pun sudah diatur dalam Munas kongres PWTP. “Turnamen Tenis Piala MA sudah dilakukan sejak 1950. Sudah ditetapkan dalam kongres. Jadi, bukan pungli,” kata dia.

Suhardi pun menyayangkan sikap KY yang tidak pernah mengklarifikasi soal uang Rp 150 juta kepada kepengurusan hakim yang tergabung dalam PWTP. Jika KY memiliki itikad baik kepada MA, seharusnya menanyakan lebih dulu kepada pihak bersangkutan.

Bila tiba-tiba menyuarakan pendapatnya di media massa, maka puluhan hakim merasa tercemar dengan tuduhan fitnah pungli yang tak mendasar itu. “Jangan tiba-tiba memuat pendapat yang tidak mendasar. Kami (hakim) merasa tercemar dengan tulisan itu,” ujarnya.

Menanggapi demikian, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono membenarkan adanya laporan masuk dari para hakim yang tergabung dalam PWTP. Kasus tersebut sedang ditangani oleh Direktorat Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya. “Laporan baru masuk. Segera akan ditindaklanjuti oleh Diskrimum,” jelasnya.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : (wiw/JPC)

Bantah Pungli yang Dituding KY, PWTP: Turnamen Tenis Piala MA